Berita

Presiden Joko Widodo bersama Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh di JCC Senayan, Jakarta, Minggu malam (25/8)/RMOL

Politik

Sindiran Halus Surya Paloh soal Niat Baik Jokowi

SENIN, 26 AGUSTUS 2024 | 03:24 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Terlepas adanya kekurangan dan kekeliruan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) tetap memiliki niat baik dalam membangun bangsa.

Hal itu disampaikan Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh dalam acara pembukaan Kongres ke-III Partai Nasdem yang turut dihadiri Presiden Jokowi di JCC Senayan, Jakarta, Minggu malam (25/8).

Surya Paloh mengatakan, selama 10 tahun perjalanan bersama Presiden Jokowi, telah memberikan satu kesepakatan dan pemahaman antara pemerintah dengan Nasdem.


"Kita bebas bergerak, berbicara, mengeluarkan pendapat, sepakat dan kadang-kadang tidak sepakat. Tapi itulah dinamikanya, itulah artinya kenapa kita mempunyai suatu nilai dari perspektif pandangan untuk mencari kesamaan demi kesamaan, bukan perbedaan untuk perbedaan," kata Surya Paloh.

Menurut dia, dinamika politik itu yang menyebabkan selama 10 tahun ini terkadang bisa tersenyum lebar, namun terkadang bisa termangu-mangu.

"Kadang-kadang kita harus bisa terhenyak duduk sedikit, memikirkan apa sebenarnya yang kurang dengan Nasdem ini. Tapi kita bersyukur, saya harus menyatakan kepada saudara-saudara peserta Kongres, seorang Presiden Jokowi yang saya kenal, dalam kodratinya sama dengan orang tua kita, diri kita, anak-anak kita, adalah sosok individu yang tidak terlepas dari kekurangan dan kesilapan,” bebernya. 

“Satu hal yang saya yakin, di sana ada niat baik. Ada nawa hidup, ada keinginan untuk berbuat baik. Dan seharusnya lah, perspektif pandangan kita, mengambil yang baik, menjaga yang baik, dan menyampingkan yang kurang baik," jelas Surya Paloh.

Surya Paloh pun mengucapkan terima kasih kepada Presiden Jokowi yang telah memberikan banyak pembelajaran politik kepada Nasdem.

"Dari pembelajaran ini saya bisa memahami, hidup memang bukan hanya bermodalkan niat baik semata-mata, niat baik itu sewajarnya dan mestinya, tapi juga harus ada strategi yang tepat. Begitu niat baik saja, tidak strategi yang tepat, Bung Bahlil bisa menjawabnya itu sebagai adik saya," canda Surya Paloh.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Manusia Nusantara dan Karakteristiknya

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:59

Diduga Terlibat Korupsi, Wali Kota Pematangsiantar Dilaporkan ke KPK

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:40

Telkom Bidik Peluang AI di Berbagai Sektor Industri Lewat Alcosystem

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:20

Bahlil: Bagi Golkar, Kosgoro ‘Seng Ada Lawan’

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:57

Film Pesta Babi Dianggap jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:33

Banyak Orang Cemas dengan Ekonomi Indonesia, Chatib Basri jadi Solusi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:15

Membongkar Jaringan Korupsi Terstruktur Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:55

Penangkapan 320 WNA Jaringan Judol jadi Kado Manis Hari Bhayangkara

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:30

Kasus Silmy Karim Harus jadi Momentum Reformasi Total Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:10

Purbaya Bantah Isu Mundur dari Menkeu: Saya Lebih Suka Maju!

Sabtu, 06 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya