Berita

Ilustrasi/Al Arabiya

Dunia

Hari Pembalasan Tiba, Hizbullah Mulai Serius Serang Israel

MINGGU, 25 AGUSTUS 2024 | 18:05 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Janji Hizbullah untuk membalas kematian Komandan Fuad Shukr mulai dilancarkan hari Minggu (25/8).

Dalam sebuah pernyataan, Hizbullah mengklaim serangan balasan pertamanya dimulai dengan menargetkan lokasi militer Israel menggunakan drone dan serangan roket di landasan peluncuran Iron Dome.

Sayangnya informasi soal lokasi serangan belum diumumkan. Tetapi tentara Hizbullah juga menetapkan keadaan siaga tinggi dan akan membalas setiap serangan yang dilancarkan Israel di Lebanon.


"Operasi militer ini akan memakan waktu untuk diselesaikan, tetapi pernyataan terperinci akan dirilis setelahnya mengenai target dan hasilnya, Insya Allah," kata Hizbullah, seperti dimuat Al Arabiya.

Militer Israel mengatakan pihaknya telah menyerang Lebanon Selatan dengan 100 jet tempur, menyusul dugaan bahwa Hizbullah akan menyerang wilayah pendudukan di utara.

"(Militer Israel) menyerang target teror di Lebanon, tempat Hizbullah berencana untuk melancarkan serangan terhadap warga sipil Israel," ungkap laporan tersebut.

Sebuah sumber keamanan di Lebanon mengatakan sedikitnya 40 serangan Israel telah menghantam berbagai kota di selatan negara itu pada Minggu (25/8).

Menteri Pertahanan Israel, Yoav Gallant menegaskan, Israel akan melakukan apa pun yang diperlukan untuk mempertahankan diri.

"Kami mengikuti perkembangan di Beirut dengan saksama, dan kami bertekad untuk menggunakan semua cara yang kami miliki untuk membela warga kami," ujarnya.

Radio Angkatan Darat Israel, mengutip pejabat pertahanan, mengatakan bahwa Hizbullah telah bersiap untuk menembakkan ratusan rudal ke Israel tengah dalam serangan yang direncanakan pada pukul 5 pagi waktu setempat.

Gallant mengumumkan keadaan darurat, dan penerbangan ke dan dari bandara Ben Gurion di Tel Aviv ditangguhkan, tetapi otoritas bandara mengatakan operasi normal diharapkan akan dilanjutkan pada pukul 7 pagi.

Di Israel utara, sirene peringatan berbunyi dan beberapa ledakan terdengar di beberapa area saat sistem pertahanan udara Iron Dome Israel menembak jatuh roket yang datang dari Lebanon selatan.

Layanan ambulans Magen David Adom Israel mengatakan bahwa mereka dalam keadaan siaga tinggi di seluruh negeri.

Kepala Pentagon Lloyd Austin berbicara dengan mitranya dari Israel untuk membahas serangan terhadap target-target Hizbullah di Lebanon selatan.

"Kami terus memantau situasi dengan saksama dan telah sangat jelas bahwa Washington bersiap untuk mendukung pertahanan Israel," kata seorang pejabat pertahanan AS.

Populer

Enak Jadi Mulyono Bisa Nyambi Komisaris di 12 Perusahaan

Kamis, 12 Februari 2026 | 02:33

Kasihan Jokowi Tergopoh-gopoh Datangi Polresta Solo

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45

Rakyat Menjerit, Pajak Kendaraan di Jateng Naik hingga 60 Persen

Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Dua Menteri Prabowo Saling Serang di Ruang Publik

Kamis, 12 Februari 2026 | 04:20

Cara Daftar Mudik Gratis BUMN 2026 Lengkap Beserta Syaratnya

Kamis, 12 Februari 2026 | 20:04

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

UPDATE

Tips Aman Belanja Online Ramadan 2026 Bebas Penipuan

Minggu, 22 Februari 2026 | 09:40

Pasukan Elit Kuba Mulai Tinggalkan Venezuela di Tengah Desakan AS

Minggu, 22 Februari 2026 | 09:29

Safari Ramadan Nasdem Perkuat Silaturahmi dan Bangun Optimisme Bangsa

Minggu, 22 Februari 2026 | 09:23

Tips Mudik Mobil Jarak Jauh: Strategi Perjalanan Aman dan Nyaman

Minggu, 22 Februari 2026 | 09:16

Legislator Dorong Pembatasan Mudik Pakai Motor demi Tekan Kecelakaan

Minggu, 22 Februari 2026 | 08:33

Pernyataan Jokowi soal Revisi UU KPK Dinilai Problematis

Minggu, 22 Februari 2026 | 08:26

Tata Kelola Konpres Harus Profesional agar Tak Timbulkan Tafsir Liar

Minggu, 22 Februari 2026 | 08:11

Bukan Gibran, Parpol Berlomba Bidik Kursi Cawapres Prabowo di 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 07:32

Koperasi Induk Tembakau Madura Didorong Perkuat Posisi Tawar Petani

Minggu, 22 Februari 2026 | 07:21

Pemerintah Diminta Kaji Ulang Kesepakatan RI-AS soal Pelonggaran Sertifikasi Halal

Minggu, 22 Februari 2026 | 07:04

Selengkapnya