Berita

Kolase pasangan bakal calon Walikota dan Wakil Walikota Tual, Hari Suharto Adhyaksa Tamher dan Aliah Lestari Sayuti, menerima dukungan dari Partai Bulan Bintang (PBB) dan Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura)/Istimewa

Politik

Kantongi Dukungan PBB dan Hanura, Hari Tamher-Aliah Sayuti Siap Berlayar di Pilkada Kota Tual

SABTU, 24 AGUSTUS 2024 | 20:40 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Bakal Calon Walikota dan Wakil Walikota Tual, Hari Suharto Adhyaksa Tamher dan Aliah Lestari Sayuti, dipastikan mengantongi dukungan dari Partai Bulan Bintang (PBB) dan Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura). Dua partai tersebut masing-masing memiliki 2 kursi di DPRD Kota Tual. 

Hari Tamher-Aliah Sayuti mendapatkan Rekomendasi Model Persetujuan Parpol KWK Nomor 162./B.3/DPP-Hanura/VIII/2024 yang sudah ditandatangani oleh Ketua Umum Hanura, Oesman Sapta Odang, pada 15 Agustus 2024. Sementara dukungan dari PBB melalui Rekomendasi Model Persetujuan Parpol KWK yang ditandatangani langsung oleh Ketua Umum PBB, Fahri Bachmid, pada 23 Agustus 2024.

Calon Wakil Walikota Tual Aliah Lestari menyatakan, dukungan parpol juga datang dari Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia.


“Alhamdulillah, pasangan Hari Tamher dan Aliah Sayuti sudah mendapatkan rekomendasi dari PBB dan Hanura, nanti untuk nonseat-nya adalah Gelora. Kami siap berlayar untuk menjadi Walikota dan Wakil Walikota Tual,” kata Aliah melalui keterangannya, Sabtu (24/8).

Aliah menjelaskan, proses mendapatkan rekomendasi dari partai pendukung sejauh ini berjalan dengan baik. Bahkan, lanjut dia, di last minute pihaknya terus berjuang sebelum memasuki waktu pendaftaran di KPU awal pekan depan.

“Karena memang adanya proses administrasi yang cukup panjang dari beberapa partai, ini pun sudah kita persiapkan juga karena memang untuk SK B1KWK sudah keluar," jelasnya.

Aliah menegaskan, semua proses berjalan sesuai target yang sudah direncanakan sebelumnya. Mengingat pihaknya tidak mau gegabah menjalankan agenda strategis ke depan untuk menuju Kota Tual yang lebih baik.

“Kita tidak mau gegabah dan kita harus menyesuaikan dengan strategi yang dilakukan dari partai yang menginginkan untuk pemberian rekomendasi, karena memang sejauh ini komunikasinya masih terbangun dengan beberapa partai yang sudah kita targetkan,” paparnya.

Menurutnya, paslon Hari Tamher-Aliah Sayuti terus memantau perkembangan dari beberapa partai lainnya. Pada saat yang sama, paslon lainnya juga masih berproses untuk mendapatkan rekomendasi.

“Jadi kita masih menunggu proses di masing-masing partai, nanti kemudian kita juga tetap mendorong kemungkinan atau peluang yang bisa kita capai juga di partai-partai selanjutnya,” kata Aliah.

Aliah pun memastikan dirinya besama Hari Tamher optimistis untuk berkontestasi di Pilkada Kota Tual, hal itu juga sejalan dengan ditetapkannya keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang memberikan peluang seluas-luasnya bagi masyarakat untuk berpartisipasi dalam Pilkada 2024. 

“Jadi sepertinya dengan pencapaian 10 persen itu tidak terlalu memberatkan dan kita lebih optimis lagi dengan adanya keputusan MK. Oleh karena itu, saya dan Pak Hari berterima kasih kepada partai-partai yang sudah memberikan kesempatan untuk kami berlayar, khususnya untuk Hanura dan PBB," tuturnya, 

"Semoga apa yang diamanatkan kepada kami ini bisa membuahkan hasil dan membuat kami termotivasi untuk memenangkan proses Pilkada di Kota Tual,” pungkas Aliah.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Jokowi Dalangi Operasi Politik Pertahankan Wapres Gibran

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:14

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Pejabat BNPB juga Korupsi Pengadaan HT Penanganan Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:37

Status MSCI Bukan Tanda Kiamat

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:21

Penguatan Ekosistem Dagang RI Didorong Tembus 5 Besar Ekonomi Dunia

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:06

Mengenal Ahmad Luthfi Auditor BPK yang Minta Jatah Rp600 Juta

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:37

Mantan Kadivhubinter Polri Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia, Polri Sampaikan Duka Cita

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:17

MSCI Pertanyakan Pasar RI, BEI Harus Buktikan Pengawasan Bekerja

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:06

Fahira: Mimpi dan Cita-cita Tak Boleh Dibatasi Kondisi Ekonomi

Senin, 19 Oktober 2026 | 01:35

Polisi Tembak Polisi di Markas Ditpolairud Pondok Cabe, Pelaku Ditahan

Senin, 19 Oktober 2026 | 01:15

Selengkapnya