Berita

Kaesang Pangarep/Net

Politik

KPK Perlu Dalami Sumber Dana Jet Pribadi Kaesang Pangarep

SABTU, 24 AGUSTUS 2024 | 16:01 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Putra Presiden Joko Widodo yang juga Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep harus menjelaskan asal usul jet pribadi yang dia pakai ke Amerika Serikat.

Kata Pakar Kebijakan Publik Achmad Nur Hidayat, asal usul pesawat jet pribadi dan siapa siapa yang membiayai perjalanan Kaesang bersama istrinya, Erina Gudono, itu harus menjadi terang di publik.

Menurutnya, perjalanan Kaesang dan istri bukan hanya soal gaya hidup pribadi, tetapi juga menimbulkan sejumlah pertanyaan serius terkait etika kepemimpinan, tanggung jawab sosial, dan integritas politik.


“Di tengah kondisi ekonomi yang menantang, keputusan untuk menggunakan jet pribadi mewah dianggap sebagai tindakan yang menyinggung perasaan publik,” kata Nur Hidayat, kepada wartawan, Sabtu (24/8).

Sebagai putra presiden, kata dia, Kaesang seharusnya mempertimbangkan dampaknya terhadap persepsi masyarakat. 

Terlebih berdasarkan informasi yang beredar, harga sewa jet pribadi Gulfstream G650 yang diduga dipakai Kaesang berkisar antara 13.000 hingga 19.750 Dolar AS per jam.

Jika dikonversi ke dalam Rupiah dengan kurs Rp 15.636 per Dolar AS, setara dengan Rp202 juta hingga Rp308,8 juta per jam,” tegas dia.

Adapun perjalanan menuju Amerika Serikat memakan waktu sekitar 24 jam, maka total biaya sewa jet pribadi tersebut dapat mencapai sekitar 360.000 Dolar AS atau sekitar Rp4 miliar.

Dia menekankan, estimasi ini menjadi dasar spekulasi dan diskusi di kalangan netizen, yang mengkritisi sumber dana yang digunakan untuk membiayai perjalanan mewah tersebut.

“Kaesang dan keluarga perlu menjelaskan kepada publik berapa biaya dan darimana sumber dananya, bahkan penegak hukum dan KPK perlu menelisik lebih jauh manakala ada indikasi konflik kepentingan dan korupsi,” tandasnya.

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Nasib Pengalihan Utang Whoosh Tak Jelas, Ini Penjelasan Wamenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 22:20

Ombudsman Soroti Masa Sanggah Data Rumah Rusak Gempa NTT Terlalu Singkat

Jumat, 02 Oktober 2026 | 21:55

KPK Dalami Pengurusan HGB PT Bela Parahiyangan hingga ke Pusat

Jumat, 02 Oktober 2026 | 21:36

Rafyq Pandjaitan Terpilih Ketua KWP, Ariawan Titip Pesan Ini

Jumat, 02 Oktober 2026 | 20:50

KBRI Singapura Tak Punya Dokumen Pendidikan Gibran

Jumat, 02 Oktober 2026 | 20:20

Jenderal Sigit jadi Bidak Benteng dalam Catur Pemerintahan Prabowo

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:57

Hatta Rajasa Pastikan Wantimpres Beri Nasihat Berkualitas untuk Presiden

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:44

Kapolri Berganti, Jenderal Sigit Serahkan Panji Tribrata ke Jenderal Suyudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:40

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Bersama UI, Peradi Profesional Bidik Pendidikan Advokat Lebih Berkualitas

Jumat, 02 Oktober 2026 | 18:51

Selengkapnya