Berita

Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia di Kantor DPP Partai Golkar, Jalan Anggrek Neli, Jakarta Barat, Kamis (22/8)/RMOL

Politik

Bahlil Teruskan Program Airlangga Bentuk Pokja Pilkada

KAMIS, 22 AGUSTUS 2024 | 17:05 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia mengatakan akan membentuk kelompok kerja (Pokja) Pilkada untuk melakukan penyesuaian jelang perhelatan pemilihan kepala daerah (Pilkada) dalam waktu dekat ini. 

Menteri ESDM itu mengatakan pengurus Partai Golkar sebelumnya telah memutuskan sejumlah calon kepala daerah dan akan dilanjutkan jika baik di mata seluruh akar rumput beringin. 

“Yang sudah bagus, saya pikir kita lanjutkan, yang sudah bagus tidak perlu kita otak atik,” kata Bahlil di Kantor DPP Partai Golkar, Jalan Anggrek Neli, Jakarta Barat, Kamis (22/8). 


Dia mengatakan Golkar merupakan partai yang matang dan sarat akan pengalaman, sehingga kader-kadernya memiliki kapasitas serta integritas mumpuni menjadi calon kepala daerah. 

Atas dasar itu, Bahlil mengatakan akan membentuk Pokja Pilkada untuk menyempurnakan persiapan Pilkada november mendatang yang telah disusun oleh pengurus sebelumnya.

“Kami berpandangan sebentar saya akan membentuk tim Pokja Pilkada dalam rangka melakukan percepatan-percepatan penyempurnaan-penyempurnaan ataupun tindak lanjut dari apa yang telah diputuskan oleh masa kepengurusan Pak Airlangga,” ujarnya.

Bahlil menegaskan untuk nama-nama calon kepala daerah dipastikan tidak akan ada perubahan namun hanya ada penyesuaian yang bakal disesuaikan oleh Pokja Pilkada itu. 

“Jadi tidak ada banyak berubah saya yakin, andaikan pun ada itu butuh penyesuaian-penyesuaian dikit aja. Sudah barang tentu dengan mempertimbangkan berbagai macam argumentasi, masukan dan pertimbangan yang ujungnya itu adalah bagaimana Kami insya Allah bisa memenangkan Pemilukada baik di tingkat provinsi kabupaten kota,” tutupnya.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Jokowi Dalangi Operasi Politik Pertahankan Wapres Gibran

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:14

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Pejabat BNPB juga Korupsi Pengadaan HT Penanganan Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:37

Status MSCI Bukan Tanda Kiamat

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:21

Penguatan Ekosistem Dagang RI Didorong Tembus 5 Besar Ekonomi Dunia

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:06

Mengenal Ahmad Luthfi Auditor BPK yang Minta Jatah Rp600 Juta

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:37

Mantan Kadivhubinter Polri Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia, Polri Sampaikan Duka Cita

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:17

MSCI Pertanyakan Pasar RI, BEI Harus Buktikan Pengawasan Bekerja

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:06

Fahira: Mimpi dan Cita-cita Tak Boleh Dibatasi Kondisi Ekonomi

Senin, 19 Oktober 2026 | 01:35

Polisi Tembak Polisi di Markas Ditpolairud Pondok Cabe, Pelaku Ditahan

Senin, 19 Oktober 2026 | 01:15

Selengkapnya