Berita

Politikus senior Partai Golkar Bambang Soesatyo/Ist

Politik

Bamsoet Ogah Maju Caketum Golkar, Bahlil Seng Ada Lawan

SELASA, 20 AGUSTUS 2024 | 01:23 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Politikus senior Partai Golkar Bambang Soesatyo alias Bamsoet memastikan tidak akan maju sebagai calon ketua umum pada Munas XI Partai Golkar yang akan digelar tanggal 20-21 Agustus 2024 di Jakarta Convention Center (JCC) Jakarta.

"Keutuhan dan soliditas Partai Golkar merupakan yang utama. Dinamika yang terjadi di Partai Golkar dengan mundurnya Airlangga Hartarto sebagai Ketua Umum Partai Golkar harus disikapi dengan bijak," kata Bamsoet di JCC Jakarta, Senin (19/9).

Padahal sebelum Airlangga Hartarto mundur sebagai Ketum Partai Golkar, Bamsoet mengaku bersama Agus Gumiwang Kartasasmita dan Bahlil Lahadalia, sepakat akan maju sebagai calon Ketum Partai Golkar guna bertarung dengan Airlangga Hartarto sebagai petahana. 


"Melihat situasi politik yang berubah total, saya, Agus Gumiwang dan Bahlil Lahadalia telah berembuk dan sepakat untuk mendukung salah satu dari kita sebagai Ketum Partai Golkar," kata Bamsoet.

Hasilnya Bamsoet dan Agus Gumiwang sepakat mendukung Bahlil Lahadalia sebagai Ketum Partai Golkar periode 2024-2029. 

"Dalam Munas XI Partai Golkar nanti, kemungkinan besar akan memilih Bahlil Lahadalia secara aklamasi," kata Bamsoet.

Diketahui, Bahlil Lahadalia jadi calon tunggal Ketua Umum Partai Golkar. 

Keputusan itu disampaikan Ketua Steering Committee Rapimnas dan Munas Partai Golkar, Adies Kadir berdasarkan pada hasil verifikasi oleh panitia. 

“Berkas pendaftaran bakal calon atas nama Bahlil Lahadalia dinyatakan lengkap dan memenuhi persyaratan sebagai calon ketua umum pada Munas ke XI Partai Golkar tahun 2024,” kata Adies Kadir di kantor DPP, Jakarta, Senin malam (19/8). 

Sedangkan, untuk kandidat lain, yakni Ridwan Hisjam sebelum Bahlil yang dinyatakan tidak lolos verifikasi Calon Ketua Umum Partai Golkar. 

Ridwan tidak lolos karena ada beberapa syarat yang tidak terpenuhi. 

“Dari 7 persyaratan ada 2 persyaratan yang tidak terpenuhi. Yang paling ini adalah surat dukungan,” ujar Adies.






Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

PLN Gercep Pulihkan Listrik Pascagempa NTT: Bukti Negara Hadir

Senin, 17 Agustus 2026 | 16:26

Peduli NTT, Pemkab Tuban Batalkan Pesta Kemerdekaan

Senin, 17 Agustus 2026 | 16:15

Tunda Agenda Internal, PDIP Fokus Bantu Korban Gempa NTT

Senin, 17 Agustus 2026 | 16:00

Ketika Emak-emak Mengamuk di Depan Kepala BGN

Senin, 17 Agustus 2026 | 15:50

HUT RI Momentum Bangkit Bersama di Tengah Duka Gempa

Senin, 17 Agustus 2026 | 15:49

Operasional Pelabuhan Marina Disetop Pangkas Pendapatan Daerah Rp11 Miliar

Senin, 17 Agustus 2026 | 15:33

PKS Yakin Rakyat Aceh Konsisten Bersama NKRI

Senin, 17 Agustus 2026 | 15:30

BI Luncurkan Kartu Kredit Indonesia, Bisa Dipakai via QRIS

Senin, 17 Agustus 2026 | 15:27

Bitcoin Menguat Terimbas Sentimen Positif Pasar Kripto Global

Senin, 17 Agustus 2026 | 15:19

HUT Ke-81 RI Diwarnai Duka Gempa NTT: Ada Kesedihan di Tengah Perayaan

Senin, 17 Agustus 2026 | 15:17

Selengkapnya