Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Filipina Laporkan Kasus Mpox Pertama Tahun Ini

SENIN, 19 AGUSTUS 2024 | 16:49 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Filipina melaporkan kasus infeksi virus cacar monyet (Mpox) baru pertama tahun ini pada Senin (19/8).

Seperti dikutip The Peninsula, Departemen Kesehatan (DOH) mengatakan telah menerima informasi tentang kasus mpox yang baru yang pertama tahun ini, sehingga jumlah kasus yang tercatat secara nasional menjadi 10.

"Kasus tersebut adalah seorang pria berkewarganegaraan Filipina berusia 33 tahun yang tidak memiliki riwayat perjalanan ke luar Filipina," kata DOH dalam sebuah pernyataan.


Kasus mpox terakhir yang tercatat di negara tersebut terjadi pada bulan Desember 2023. Semua pasien mpox sebelumnya telah pulih.

Mpox sendiri merupakan penyakit zoonosis virus yang sebelumnya bernama cacar monyet. Kasus ini terjadi terutama di daerah hutan hujan tropis di Afrika bagian tengah dan barat, terkadang telah diekspor ke wilayah lain. 

Virus ini dapat menyebar antarmanusia, terutama melalui kontak dekat, dan terkadang dari lingkungan ke manusia melalui benda dan permukaan yang telah disentuh oleh penderita mpox.

Gejala umum mpox meliputi demam, ruam, dan gejala seperti flu serta lesi kulit.

Meski sebagian besar kasus mpox bersifat ringan, namun penyakit ini juga dapat bersifat parah, terutama bagi anak-anak, wanita hamil, dan orang-orang dengan imunitas lemah.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Menteri P2MI Didesak Terbitkan Aturan Transisi SIUKAK-SIP3MI

Selasa, 29 September 2026 | 03:59

Ombudsman Diminta Tindaklanjuti Secara Terbuka Temuan di Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 03:43

KPK Diminta Periksa Petinggi Summarecon Terkait Aliran Uang ke Pejabat

Selasa, 29 September 2026 | 03:23

28.620 Manajer KDKMP Terima SK, Penempatan Diserahkan ke Agrinas

Selasa, 29 September 2026 | 02:55

Dunia Butuh Penguatan Multilateralisme di Tengah Geopolitik yang Tak Pasti

Selasa, 29 September 2026 | 02:25

PHE Ajak Mahasiswa Kenali Industri Hulu Migas Lewat Upstream Youth Champs 2026

Selasa, 29 September 2026 | 01:56

Polisi Pastikan Bupati Gowa Sitti Husniah Dicekal ke Luar Negeri

Selasa, 29 September 2026 | 01:26

Menhan Sjafrie Serahkan 12 Ranpur Amfibi AAV M-35 Buatan AS ke Marinir

Selasa, 29 September 2026 | 00:47

BEI Buka Short Selling Mulai 1 Oktober, Begini Cara Kerja dan Risikonya

Selasa, 29 September 2026 | 00:20

KPK Diminta Tidak Tebang Pilih Usut Kasus Korupsi Kementerian ATR/BPN

Senin, 28 September 2026 | 23:48

Selengkapnya