Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

X akan Tutup Operasi di Brasil

SENIN, 19 AGUSTUS 2024 | 07:23 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Platform media sosial X akan segera menutup operasi mereka di Brasil setelah mendapat ancaman dari seorang hakim bernama Alexandre de Moraes.

Dalam pernyataan baru-baru ini, X mengklaim Moraes diam-diam mengancam akan melakukan penangkapan jika tidak mematuhi perintah hukum untuk menghapus beberapa konten dari platformnya.

Dikutip dari Reuters, Senin (19/8), X telah menerbitkan gambar dokumen yang diduga ditandatangani oleh Moraes isinya Moraes akan menjatuhkan denda harian sebesar 20.000 real (Rp57,3 juta) dan menangkap perwakilan X, Rachel Nova Conceicao, jika platform tersebut tidak sepenuhnya mematuhi perintah Moraes.


"Untuk melindungi keselamatan staf kami, kami telah membuat keputusan untuk menutup operasi kami di Brazil, efektif segera," kata X.

Belum ada komentar resmi ataupun bantahan dari Mahkamah Agung Brasil mengenai keaslian dokumen yang dibagikan oleh X.

Awal tahun ini, Moraes memerintahkan X untuk memblokir akun-akun tertentu, saat ia menyelidiki apa yang disebut "milisi digital" yang dituduh menyebarkan berita palsu dan pesan-pesan kebencian selama pemerintahan mantan Presiden sayap kanan Jair Bolsonaro.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya