Berita

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)/RMOL

Hukum

KPK Pastikan Usut Tambang Blok Medan Bobby-Kahiyang

JUMAT, 16 AGUSTUS 2024 | 13:37 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Istilah 'Blok Medan' yang mencuat dalam kasus izin usaha pertambangan (IUP) melibatkan mantan Gubernur Maluku Utara, Abdul Ghani Kasuba akan didalami KPK.

Direktur Penyidikan KPK, Asep Guntur Rahayu mengatakan, 'Blok Medan' merupakan istilah baru yang muncul di persidangan terdakwa Abdul Ghani Kasuba.

Istilah ini menjadi sorotan karena diduga melibatkan menantu Presiden Joko Widodo, Bobby Nasution.


"Terkait dengan 'Blok Medan', sebetulnya penyebutan ini timbulnya di persidangan. Jadi penyidikan tidak pernah mengenal ada yang namanya 'Blok Medan'," kata Asep kepada wartawan, Jumat (16/8).

Namun demikian, Asep memastikan fakta-fakta persidangan akan dilaporkan tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam perkembangan penuntutan.

"Dari penuntutan itu, kami bisa menemukan misalnya tindak pidana korupsi baru dan lain-lain. Nah ini prosesnya akan digelar atau diekspose pada tingkat kedeputian, kemudian pada pimpinan," pungkas Asep.

Beberapa mantan pejabat dan pegawai KPK sebelumnya menemui Ketua Sementara KPK, Nawawi Pomolango pada Rabu (14/8) untuk membahas 'Blok Medan' yang menyeret nama Bobby Nasution selaku Walikota Medan dan istrinya, Kahiyang Ayu.

Beberapa tokoh yang datang ke KPK, di antaranya penasihat KPK periode 2005-2013, Abdullah Hehamahua; mantan pimpinan KPK, Busyro Muqoddas; Saut Situmorang; dan Bambang Widjojanto; serta mantan pegawai KPK Praswad Nugraha.

"Dulu KPK menangkap besan Presiden SBY. Jadi kalau besan presiden saja ditangkap, apalagi ini cuma mantu dari presiden. Maka 'Blok Medan' itu harus diseriusi oleh pimpinan KPK," kata Abdullah, Rabu sore (14/8).

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

KPK NU Demo di Gedung Merah Putih KPK, Desak Penangkapan Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:23

UPDATE

Wall Street Hijau Usai Data Tenaga Kerja Redupkan Sinyal Kenaikan Bunga The Fed

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:21

Biaya Perawatan Naik 106 Persen, Deteksi Dini Penting untuk Tekan Risiko

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:05

Harga Solar Naik Tinggi, G7 Lepas 100 Juta Barel Cadangan

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:51

Bank Syariah Jumbo Bakal Bertambah, OJK Pasang Target Lima Pemain

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:21

Bursa Eropa Bangkit, DAX Naik 1,17 Persen

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:06

Digitalisasi Parkir On Street Efektif Cegah Pungli

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:53

Suyudi-Wahyu Memimpin Polri: Tujuh Agenda Besar, Saatnya Pembuktian

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:22

Awas, Aktivitas Merapi Melonjak

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:04

Pengamen Dilarang Aktivitas di Mikrotrans dan Halte Transjakarta

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:53

Ahli Hukum Diusir MK, Apakah Gibran Sudah Bisa Didiskualifikasi?

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:34

Selengkapnya