Berita

Ilustrasi/RMOL

Politik

Banyak Warga Jakarta Protes NIK Dipakai Dukung Paslon Independen Tanpa Izin

JUMAT, 16 AGUSTUS 2024 | 10:58 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Sejumlah Warganet protes di media sosial setelah mengetahui Nomor Induk Kependudukan (NIK) mereka digunakan untuk mendukung pasangan calon independen dalam Pilkada Jakarta tanpa izin.

Temuan ini mencuat menyusul keputusan KPUD DKI meloloskan Dharma Pongrekun dan Kun Wardana memenuhi syarat sebagai bakal calon pasangan independen gubernur dan wakil gubernur Jakarta.

Menanggapi hal ini, pakar pemilu Titi Anggraini menekankan pentingnya validasi setiap dukungan yang diberikan oleh masyarakat. 


"Kita punya pengalaman verifikasi partai politik peserta Pemilu 2024. Prinsipnya, siapa pun yang menjadi peserta pemilihan mutlak hanya mereka yang berhak dan memenuhi syarat," ujar Titi lewat akun X miliknya, Jumat (16/8).

Dewan Pembina Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) itu menegaskan, setiap dukungan harus valid, tidak boleh ada yang dimanipulasi atau digunakan tanpa sepengetahuan yang bersangkutan.

"Bagi warga Jakarta, kiranya sangat perlu mengecek apakah benar mendukung atau tidak, karena setiap dukungan harus valid," pungkas Titi.

Netizen meminta Dinas Dukcapil segera mengambil langkah tegas untuk menyelidiki kasus ini dan memastikan bahwa proses verifikasi dukungan dilakukan dengan transparan dan sesuai dengan aturan yang berlaku.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya