Berita

Ilustrasi/Rmol-Erin

Bisnis

Citi Indonesia Raup Laba Bersih Rp1,3 Triliun

JUMAT, 16 AGUSTUS 2024 | 08:58 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Citibank N.A. Indonesia (Citi Indonesia) mengumumkan memperoleh laba Rp1,3 triliun hingga akhir kuartal II/2024. 

Angka itu meningkat 14 persen secara tahunan (yoy).

Manajemen mengatakan, pertumbuhan tersebut terutama disebabkan oleh efisiensi biaya operasional yang menghasilkan perbaikan cost to income ratio (CIR) menjadi 39,5 persen dari 59,5 persen di tahun sebelumnya.


"Kami berhasil membukukan pendapatan yang kuat dan pencapaian yang solid pada triwulan kedua tahun ini, sebagai bukti ketahanan dan dedikasi tim kami di tengah tantangan perekonomian domestik dan global," kata CEO Citi Indonesia Batara Sianturi di Jakarta, dikutip Jumat (16/8). 

Peningkatan laba bersih memberikan kontribusi pada peningkatan return on asset (ROA) menjadi 3,7 persen dari sebelumnya 2,9 persen di tahun 2023 serta peningkatan return on equity (ROE) menjadi 13,8 persen dari 13,6 persen.

Citi Indonesia memiliki modal yang kuat. Hal ini ditunjukkan dalam rasio kewajiban penyediaan modal (KPMM) yang sebesar 36,2 persen atau meningkat dari 28,7 persen di tahun sebelumnya.

Pada lini bisnis corporate and investment banking, Citi terus menyediakan layanan dan solusi kepada para klien perusahaan lokal, multinasional, lembaga keuangan, dan sektor publik.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Intervensi Jepang Runtuhkan Dominasi Dolar AS

Jumat, 01 Mei 2026 | 08:15

Saham Big Tech Bergerak Beragam, Alphabet dan Amazon Moncer

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:58

Mojtaba Khamenei: Tak Ada Tempat bagi AS di Teluk Persia

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:36

Harga Emas Melonjak setelah Jepang Intervensi Pasar Mata Uang

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:26

STOXX 600 Capai Level 611,28 Saat Sektor Industri Melesat di Atas 1 Persen

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:06

Diplomasi Raja Charles III terhadap ‘King’ Trump

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:57

Celios: Kita Menolak MBG Dijadikan Alat Politik

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:28

Keluarga, Buruh dan Prabowonomics

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:02

Pembatalan Unjuk Rasa May Day di DPR Dianggap Warganet ‘Sudah Cair’

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:39

Prabowo-Gibran Diselamatkan Beras

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:15

Selengkapnya