Berita

Elektabilitas Pengageng Pura Mangkunegaran Gusti Bhre makin melonjak/RMOLJateng

Politik

Pilkada Solo 2024

Jelang Pendaftaran Cakada, Elektabilitas Gusti Bhre Terus Melonjak

RABU, 14 AGUSTUS 2024 | 02:32 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Lembaga survei Solo Raya Polling kembali memaparkan hasil survei terbaru terkait Pilkada Solo 2024. Hasil jajak pendapat pasangan calon Walikota-Wakil Wali Kota Solo 2024, elektabilitas Mangkunegara X atau yang akrab disapa Gusti Bhre terus naik hingga berada di posisi teratas.

Direktur Solo Raya Polling, Suwardi mengatakan, survei pengumpulan data dilakukan pada periode 28 Juli-5 Agustus 2024 dengan jumlah sampel sebanyak 735 responden di 105 titik yang tersebar di 5 kecamatan yang ada di Kota Solo.

"Di mana masing-masing titik respondennya sebanyak tujuh orang,” ujarnya, dikutip RMOLJateng, Selasa (13/8).


Dekan FISIP Universitas Slamet Riyadi (Unisri) ini juga menyampaikan, elektabilitas Gusti Bhre berada di posisi atas sebesar 49,7 persen. 

"Sedangkan di posisi kedua ditempati Wakil Walikota Solo, Teguh Prakosa, di angka 37,3 persen. Dan ketiga ada Her Suprabu di angka 3,8 persen," paparnya. 

Suwardi menambahkan, pada hasil survei yang digelar pada Maret, Mei, dan Agustus, elektabilitas Gusti Bhre terlihat terus meningkat. Saat survei dilakukan pada Maret, masih di angka 25,3 persen. Karena saat itu sikap Gusti Bhre masih belum jelas. 

Namun pada survei yang digelar Mei lalu, angkanya naik sebesar 35,9 persen, hingga pada Agustus naik lagi menjadi 49,7 persen. Di dua bulan tersebut, Gusti Bhre mulai menunjukkan 'rencana' maju dalam pilkada Solo. Di mana Gusti Bhre makin sering tampil di masyarakat. 

Sementara, Teguh Prakosa yang saat ini menjadi Walikota Solo elektabilitasnya terlihat makin merosot. Elektabilitasnya pada Maret lalu sebesar 35,3 persen. Kemudian naik menjadi 51,6 persen pada Mei, namun pada Agustus ini merosot menjadi 37,3 persen.

"Terjadi crossing di bulan Juli antara elektabilitas Gusti Bhre dan Teguh. Teguh cenderung turun, Gusti Bhre cenderung naik," pungkasnya. 

Survei tersebut memiliki margin error 5 persen dengan tingkat signifikansi pada posisi 95 persen dan kerapatan tinggi. Responden diambil secara acak dari pemilih di TPS (tempat pemungutan suara) di semua kecamatan di Solo.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya