Ubedillah Badrun (tengah) dalam acara jumpa media 98 Melawan bertemakan ‘Jokowi Kudeta Demokrasi: Kasus Golkar’ di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (13/8)/RMOL
Ubedillah Badrun (tengah) dalam acara jumpa media 98 Melawan bertemakan ‘Jokowi Kudeta Demokrasi: Kasus Golkar’ di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (13/8)/RMOL
Analis politik dari Universitas Negeri Jakarta, Ubedillah Badrun menuturkan bahwa ketika lengser, Jokowi tidak memiliki perahu untuk menyelamatkannya dari jeratan hukum.
Oleh sebab itu, Jokowi melakukan manuver lewat partai politik untuk menyelamatkan dirinya lewat kasus-kasus yang membelit elite partai politik, salah satunya yang dialami Airlangga Hartarto.
Populer
Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59
Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09
Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09
Senin, 19 Januari 2026 | 15:23
Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35
Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46
Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27
UPDATE
Kamis, 22 Januari 2026 | 03:49
Kamis, 22 Januari 2026 | 03:25
Kamis, 22 Januari 2026 | 02:59
Kamis, 22 Januari 2026 | 02:45
Kamis, 22 Januari 2026 | 02:22
Kamis, 22 Januari 2026 | 01:59
Kamis, 22 Januari 2026 | 01:47
Kamis, 22 Januari 2026 | 01:20
Kamis, 22 Januari 2026 | 00:59
Kamis, 22 Januari 2026 | 00:59