Berita

Partai Golkar/RMOLNetwork

Politik

JK-Ical-Luhut Satu Barisan: Ketum Golkar Baru Ditentukan Munas Desember

SELASA, 13 AGUSTUS 2024 | 00:10 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Senior Partai Golkar masih satu suara untuk tetap menggelar Musyawarah Nasional (Munas) sesuai jadwal yang disepakati, yakni pada bulan Desember 2024.

Mulai dari politisi senior Jusuf Kalla (JK), Ketua Dewan Pembina Golkar Aburizal Bakrie, hingga Ketua Dewan Penasihat Golkar Luhut Binsar Pandjaitan bahkan meminta kader beringin menjaga marwah partai dari intervensi pihak luar.

Hal itu ditegaskan ketiganya di tengah dorongan untuk menggelar munaslub, yakni agenda mempercepat munas untuk mengganti Ketua Umum Golkar.


Dorongan munaslub kian kencang setelah Ketua Umum Golkar, Airlangga Hartarto memutuskan mundur dari jabatannya sebagaimana dalam video yang dipublikasi pada Minggu (11/8).

"Tradisi di Golkar kan (Ketum) dipilih di munas, dan munas kan bulan Desember (2024). Saya setuju dengan Pak Ical (Aburizal Bakrie), Pak Luhut bahwa harus taat dengan aturan yang dibikin sendiri oleh partai di munas dan rapim," kata JK dikutip dari wawancara dengan Metro TV, Senin (12/8).

JK menegaskan, pergantian ketum Golkar pada munas Desember 2024 merupakan perwujudan kader menjaga marwah partai.

"Munas itu Desember, karena itu kita harus taati. Marwah partai harus dijaga," tegasnya.

Soal posisi ketum yang ditinggal Airlangga, JK kembali merujuk pada AD/ART partai, yakni dengan menunjuk pelaksana (Plt) ketua umum yang bertugas hingga pemilihan ketua umum baru saat munas.

Senada dengan JK, Ical juga tidak sepakat terhadap dorongan memajukan pemilihan ketum Golkar melalui munaslub. Ia justru meminta kader beringin tetap solid jelang munas Desember 2024.

Soal keputusan mundur Airlangga, Ketua Umum Partai Golkar periode 2009-2014 ini mengaku prihatin.

"Dewan Pembina merasa prihatin, tetapi memahami keputusan yang diambil Airlangga mundur dari posisi ketua umum," ujar Ical.

Sementara itu, Luhut bahkan terang-terangan meminta kader Golkar waspada terhadap upaya intervensi pihak luar yang berusaha merusak partai.

Luhut meminta kader beringin tidak terpengaruh dengan suara-suara di luar partai. Sebab bisa jadi, ada pihak-pihak eksternal yang ingin partai pimpinan Airlangga Hartarto tumbang.  

"Saya ingin menyampaikan kepada semua teman-teman, jangan pernah Golkar itu diatur-atur oleh orang luar. Biarlah Golkar itu menentukan jalannya sendiri," tegas Luhut pada Kamis lalu (8/8).

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

UPDATE

Prabowo Perkuat Iklim Investasi Lewat IIFC

Minggu, 02 Agustus 2026 | 06:16

Jaksa Terbebani Pembuktian Ijazah Jokowi Asli

Minggu, 02 Agustus 2026 | 06:07

Kelahiran, Kejayaan, dan Runtuhnya Kekaisaran Romawi

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:40

Puluhan Ribu Warga Maroko Kabur ke Spanyol dengan Berenang

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:23

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Memetakan Lagu Tilawah Al-Qur’an

Minggu, 02 Agustus 2026 | 04:31

Jokowi ke kader PSI NTT: Kalau Butuh Bantuan Boleh ke Solo

Minggu, 02 Agustus 2026 | 04:21

Relawan Slamet Ariyadi Kawal PAN Menuju Tiga Besar 2029

Minggu, 02 Agustus 2026 | 04:06

Pembentukan IIFC Bisa Dongkrak Posisi RI di Panggung Ekonomi Global

Minggu, 02 Agustus 2026 | 03:40

Kompetensi Guru Naik 700 Persen

Minggu, 02 Agustus 2026 | 03:20

Selengkapnya