Berita

Uji coba Autonomous Rail Transit (ART) atau kereta otonom di Ibu Kota Nusantara/Ist

Nusantara

Berkapasitas 300 Penumpang, Kereta Otonom IKN Siap Digunakan Pada Momen HUT ke-79 RI

SENIN, 12 AGUSTUS 2024 | 22:47 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Autonomous Rail Transit (ART) atau kereta otonom di Ibu Kota Nusantara siap digunakan pada HUT ke-79 RI pada Sabtu (17/8). 

Hal ini disampaikan Pelaksana Tugas Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) Basuki Hadimuljono saat melihat langsung uji coba di Jalan Sumbu Kebangsaan, Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN, Kalimantan Timur pada Minggu (11/8). 

Dari uji coba itu, Basuki menyebut saat ini sudah ada dua rangkaian kereta otonom yang beroperasi di IKN. Dimana, masing-masing rangkaian kereta terdiri atas tiga gerbong. 


”Satu gerbong dapat memuat seratus orang. Jadi, total kapasitas penumpangnya 300 orang,” kata Basuki dalam keterangan resmi yang diterima redaksi, Senin (12/8). 

Basuki menambahkan kereta otonom yang ditenagai listrik tersebut menjadi moda transportasi massal yang efektif di IKN. Kereta ini memiliki kemampuan bergerak dengan kecepatan mencapai 70 kilometer per jam. Selain itu, kereta otonom di IKN tidak seperti kereta pada umumnya. Operasionalnya tidak butuh rel konvensional. Kereta tersebut bekerja mengikuti marka khusus yang sudah dipasang di jalanan IKN. 

Bahkan, sistem pandu otomatis yang disematkan pada kereta otonom terbilang canggih dan modern, sehingga memungkinkan beroperasi tanpa pengemudi.  

Meski demikian, selama uji coba kereta otonom berlangsung di IKN pada Agustus-Desember 2024, operasional kereta tersebut tetap menggunakan pengemudi. 

Bagi tamu undangan dan masyarakat yang akan mengikuti jalannya upacara pengibaran bendera merah putih pada 17 Agustus nanti, pemerintah sudah menyiapkan skema penjemputan mereka. 

”Halte penjemputan untuk masyarakat ada di Halte Sumbu Barat, Halte Hotel Nusantara, Halte Bank Indonesia, dan Halte Grande,” ungkap Basuki. 

Terakhir, Basuki berpesan agar masyarakat tertib saat naik dan turun dari kereta otonom.


Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

AS Gempur ISIS di Suriah

Minggu, 11 Januari 2026 | 18:14

Aksi Kemanusiaan PDIP di Sumatera Turunkan Tim Kesehatan Hingga Ambulans

Minggu, 11 Januari 2026 | 18:10

Statistik Kebahagiaan di Jiwa yang Rapuh

Minggu, 11 Januari 2026 | 17:52

AS Perintahkan Warganya Segera Tinggalkan Venezuela

Minggu, 11 Januari 2026 | 17:01

Iran Ancam Balas Serangan AS di Tengah Gelombang Protes

Minggu, 11 Januari 2026 | 16:37

Turki Siap Dukung Proyek 3 Juta Rumah dan Pengembangan IKN

Minggu, 11 Januari 2026 | 15:53

Rakernas PDIP Harus Berhitung Ancaman Baru di Jawa Tengah

Minggu, 11 Januari 2026 | 15:22

Rossan Roeslani dan Ferry Juliantono Terpilih Jadi Pimpinan MES

Minggu, 11 Januari 2026 | 15:15

Pertamina Pasok BBM dan LPG Gratis untuk Bantu Korban Banjir Sumatera

Minggu, 11 Januari 2026 | 14:50

Pesan Megawati untuk Gen Z Tekankan Jaga Alam

Minggu, 11 Januari 2026 | 14:39

Selengkapnya