Berita

Bendera India/Net

Bisnis

Perusahaan Stasiun Daya India Siap Ekspansi ke Indonesia

SENIN, 12 AGUSTUS 2024 | 14:53 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Perusahaan rintisan stasiun pengisian daya kendaraan listrik India, Kazam, berencana melakukan ekspansi  ke Asia Tenggara.

Dikutip dari Tech Crunch, Senin (12/8), negara Asia Tenggara yang jadi incaran perusahaan rintisan berkantor pusat di Bengaluru ini termasuk Malaysia, Thailand, dan Indonesia.

Ekspansi ini merupakan bagian dari peta jalan Kazam, yang ditetapkan setelah menutup putaran pendanaan Seri A3 senilai 8 juta dolar AS yang dipimpin oleh Vertex Ventures Asia Tenggara dan India. 


Salah satu pendiri dan CEO Kazam, Akshay Shekhar mengatakan perusahaannya juga berencana untuk merambah lebih jauh India dengan membangun jejaknya di kota-kota baru dan membangun pengisi daya cepat khusus untuk kendaraan roda dua dan tiga bertenaga listrik, segmen yang saat ini mendominasi pasar kendaraan listrik secara keseluruhan di negara tersebut.

Kazam lahir dari situasi selama pembatasan wilayah akibat Covid pada tahun 2020. Selama masa itu, Shekhar dan salah seorang pendirinya Vaibhav Tyagi menyadari kurangnya infrastruktur pengisian daya domestik di India. 

Duo ini, yang juga memiliki saluran YouTube yang sukses mengulas kendaraan listrik, awalnya berfokus pada kendaraan roda dua dan tiga. Setelah memulai operasinya pada bulan April 2021, perusahaan rintisan tersebut menambahkan perusahaan armada untuk perangkat keras dan perangkat lunak pengisian daya kendaraan listriknya.

“Masalah terbesar operator armada adalah memastikan semua kendaraan mereka terisi daya keesokan paginya. Pemadaman listrik yang tak terduga, pengemudi yang tidak dapat menggunakan pengisi daya dengan benar, dan kekhawatiran tentang keaslian pengemudi dan kendaraan mereka merupakan tantangan utama bagi mereka,” kata Shekhar.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

UPDATE

Rano: Pendidikan Harus Memerdekakan Manusia

Jumat, 08 Mei 2026 | 00:05

Car Free Day di Rasuna Said Digelar Perdana 10 Mei

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:34

Kasus Pemukulan Waketum PSI Bro Ron Berujung Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:12

Kali Kukuba di Halmahera Timur Diduga Tercemar Limbah PT FHT

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:00

Pemerintah Bebaskan Pajak Restrukturisasi BUMN

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:39

Negara Disebut Kehilangan Ratusan Triliun dari Bisnis Sawit

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:15

Akper Husada Naik Kelas Jadi STIKES

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:06

Dugaan Jual Beli Jabatan Pemkab Cianjur Bisa Rusak Meritokrasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:27

DPR Usul 1 Puskesmas Punya 1 Psikolog

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:04

New Media Merasa Dicatut, DPR Minta Bakom Lebih Hati-hati

Kamis, 07 Mei 2026 | 20:50

Selengkapnya