Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Kinerja Keuangan Lesu, Cisco Bakal PHK Ribuan Karyawan

SABTU, 10 AGUSTUS 2024 | 21:56 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Perusahaan teknologi multinasional asal Amerika Serikat, Cisco akan memangkas ribuan pekerjanya dalam gelombang kedua PHK tahun ini.

Seperti dikutip Reuters, Sabtu (10/8), perusahaan ini dikabarkan akan memangkas sekitar 4.000 karyawannya.

Menurut seseorang yang berbicara secara anonim, Cisco saat ini memilih fokus ke area dengan pertumbuhan lebih tinggi, termasuk keamanan siber dan AI.


"Rencana PHK tersebut akan diumumkan pada pekan depan bersamaan dengan pengumuman kinerja kuartal keempat perusahaan," kata sumber secara anonim.

Meski demikian, Cisco tidak segera menanggapi permintaan komentar.

Namun, saham raksasa teknologi itu sempat turun hampir 1 persen setelah kabar PHK massal ini beredar. Di sepanjang tahun 2024, sahamnya sendiri telah turun lebih dari 9 persen hingga penutupan perdagangan Kamis ini.

Keputusan PHK ini bukan hal pertama yang dilakukan Cisco. Sebelumnya, perusahaan dengan 84.900 karyawan ini telah melakukan PHK pada bulan Februari lalu.

Produsen router dan switch terbesar yang mengarahkan lalu lintas internet ini diketahui telah mengalami penurunan permintaan dan kendala rantai pasokan dalam bisnis utamanya.

Hal itu telah mendorong perusahaan untuk melakukan diversifikasi dengan langkah-langkah seperti pembelian perusahaan keamanan siber Splunk senilai 28 miliar Dolar AS yang diselesaikannya pada bulan Maret.

Akuisisi tersebut dapat mengurangi ketergantungan Cisco pada penjualan peralatan satu kali dengan meningkatkan bisnis langganannya.

Perusahaan itu juga telah mencoba untuk memasukkan produk AI dalam penawarannya dan pada bulan Mei menegaskan kembali targetnya untuk memesan produk AI senilai 1 miliar Dolar AS pada tahun 2025 mendatang.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya