Berita

Tangkapan laya dari video di situs Xiomi/RMOL

Otomotif

Xiaomi Bantah Libatkan Prodrive untuk Kembangkan Proyek SU7 Ultra

SABTU, 10 AGUSTUS 2024 | 15:08 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Setelah sukses melahirkan SU7, mobil listrik pertama, kini Xiaomi semakin fokus dengan proyek untuk menggebrak pasar EV berperforma tinggi dengan kreasi terbarunya, SU7 Ultra. 

Kecepatan pengembangan yang tinggi dan spesifikasi yang mengesankan pada produk tersebut telah memicu rumor bahwa produsen teknologi China itu telah melibatkan perusahaan kendaraan sport Inggris, Prodrive, dalam proyek terbarunya. 

Tudingan tersebut dengan tegas dibantah Xiaomi.


Xiaomi mengonfirmasi bahwa mobil ini sepenuhnya dikembangkan secara internal dan dibangun berdasarkan arsitektur mobil listrik SU7.

Dikutip dari Arena EV, Sabtu (10)8), dengan struktur bodi Rigid Cage yang terbuat dari baja berkekuatan sangat tinggi, mobil tersebut dapat menahan gaya tarik maksimum 2.000MPa, memastikan keamanan dan mengurangi deformasi dalam kondisi ekstrim. 

Ada juga roll cage standar FIA yang terintegrasi ke dalam struktur bodi.

Salah satu fitur SU7 Ultra yang paling banyak dibicarakan adalah teknologi baterai Cell-to-body (CTB) yang dikembangkan bekerja sama dengan CATL, yang mengintegrasikan baterai langsung ke bodi kendaraan. Ini menurunkan beban lantai sebesar 17mm dan memiliki efisiensi volumetrik hingga 77,8 persen dengan kapasitas maksimum 150kWh. 

Baterai balap berperforma tinggi memiliki output daya maksimum 1,330kW, membantu SU7 Ultra menghasilkan daya yang konsisten, bahkan pada tingkat pengisian daya yang rendah yang merupakan faktor penting untuk balapan.

Xiaomi mengatakan SU7 Ultra akan menjalani pengujian ketat di Nurburgring, Jerman, salah satu trek balap paling menantang di dunia.

Masuknya Xiaomi ke pasar EV berperforma tinggi dengan SU7 Ultra merupakan tanda paling jelas dari ambisi perusahaan untuk menjadi pemain utama dalam industri otomotif.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya