Berita

Ilustrasi/Net

Tekno

Microsoft: Hacker Iran Berupaya Kacaukan Pilpres AS 2024

SABTU, 10 AGUSTUS 2024 | 09:26 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Proses pemilihan Presiden Amerika Serikat yang akan digelar November mendatang kemungkinan besar akan diganggu para peretas yang terkait dengan Iran.

Pusat Analisis Ancaman Microsoft (MTAC) mengungkapkan hal itu saat merilis makalah sembilan halaman pada Jumat (9/8). Menurut MTAC, peretas Iran juga berupaya membobol akun para kandidat. 

"Salah satu kelompok peretas Iran mengirim email spear-phishing dua bulan lalu ke pejabat tinggi kampanye presiden, dengan mengandalkan akun email mantan penasihat senior yang telah disusupi," kata MTAC. 


Menurut MTAC, satu jaringan Iran yang diduga dijuluki Storm-2035, dikatakan mengoperasikan empat situs web yang menyamar sebagai kantor berita, yang masing-masing melayani bagian pemilih AS yang berbeda. Salah satu situs, Savannah Time (sic), berfokus pada politik Partai Republik, menulis tentang isu-isu LGBT dan perubahan jenis kelamin pada khususnya. 

Sementara yang lainnya, Nio Thinker, melayani kaum Demokrat dan mengunggah artikel-artikel panjang dan sarkastis yang menyerang kandidat presiden dari Partai Republik Donald Trump dengan postingan hinaan.

Lalu yang ketiga adalah EvenPolitics, sementara media keempat tidak disebutkan identitasnya.

Perusahaan tersebut mengklaim bahwa situs-situs tersebut telah menggunakan layanan yang didukung AI untuk menjiplak setidaknya sebagian konten mereka dari publikasi AS.

Selain situs berita palsu, MTAC mengklaim telah mengidentifikasi dua kelompok peretas Iran yang terkait dengan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC). 

Salah satunya, yang dijuluki Mint Sandstorm, mencoba meretas kampanye presiden pada bulan Juni dengan mengirimkan "email spear-phishing ke pejabat tinggi kampanye presiden dari akun email mantan penasihat senior yang dibobol."

"Mint Sandstorm juga gagal mencoba masuk ke akun milik mantan kandidat presiden sekitar tanggal 13 Juni," kata MTAC.

"Meskipun kelompok tersebut dikatakan biasanya terlibat dalam spionase, tindakan ini
menunjukkan tujuan mereka mungkin terkait pemilu," lanjutnya.

MTAC melanjutkan dengan menyebut bahwa kelompok lain yang dinilai memiliki hubungan dengan IRGC, yang disebut Peach Sandstorm atau APT-33, berhasil mengakses akun pemerintah daerah di negara bagian yang belum jelas arah politiknya.

Pemerintah AS dan perusahaan-perusahaan Big Tech telah mengklaim sejak 2016 bahwa Rusia dan pemerintah asing lainnya telah melakukan serangan peretasan dan "operasi pengaruh" dengan tujuan merusak pemilu Amerika. 

Satu-satunya pengecualian adalah pemungutan suara tahun 2020, yang oleh lembaga pemerintah dan perusahaan swasta dinyatakan sebagai pemilu paling aman dalam sejarah Amerika.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

UPDATE

RI Peringkat 18 Kasus Anti-Dumping, Kalah Agresif dari AS dan India

Selasa, 26 Mei 2026 | 18:19

Publik Diajak Terlibat Awasi Kualitas Makanan Lewat Aplikasi Reviu Pelaksanaan MBG

Selasa, 26 Mei 2026 | 18:04

Keluarga Terdakwa Kasus Pembunuhan di Pemalang Ngadu ke Legislator Nasdem

Selasa, 26 Mei 2026 | 17:52

Lembang Berpeluang Diserbu Wisatawan saat Long Weekend

Selasa, 26 Mei 2026 | 17:33

Kemlu RI Rayakan Africa Day 2026 Lewat Laga Persahabatan Diplomatik

Selasa, 26 Mei 2026 | 17:29

Sudah Bertransformasi, Penguatan Literasi Digital jadi Kunci Cegah TPPO

Selasa, 26 Mei 2026 | 17:26

Salat Id di Prancis, Prabowo Cetak Sejarah

Selasa, 26 Mei 2026 | 17:22

RI-Thailand Perkuat Hubungan Bisnis dan Kerja Sama Hukum

Selasa, 26 Mei 2026 | 16:54

Haji Mabrur Jadi Duta Antikorupsi

Selasa, 26 Mei 2026 | 16:50

Prabowo Dijadwalkan Salat Iduladha Bersama Diaspora RI di Paris

Selasa, 26 Mei 2026 | 16:37

Selengkapnya