Berita

Ilustrasi/Net

Otomotif

Penjualan Mobil Listrik di Eropa Anjlok Gara-gara Insentif Dipangkas

SABTU, 10 AGUSTUS 2024 | 08:25 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Penjualan mobil listrik di sejumlah negara Eropa dilaporkan menurun ke level terendahnya, setelah insentif kendaraan listrik dipangkas pada Desember 2023.

Seperti dikutip dari Carscoops, Sabtu (10/8), Jerman, salah satu negara dengan pasar mobil terbesar di Eropa mengalami penjualan paling anjlok hingga 37 persen pada Juli 2024 secara tahunan (yoy).

Pangsa pasar kendaraan listrik di negara itu juga tercatat turun menjadi 12,9 persen pada Juli 2024 dibandingkan 20 persen pada tahun lalu.


Konsultan di Ernst & Young (EY) Constantin Gall mengomentari penjualan EV yang anjlok di Jerman dengan mengatakan peningkatan mobilitas listrik terbukti tidak berkelanjutan sejauh ini.

"Pasar telah kehilangan semua momentum dan banyak pelanggan meragukan prospek mobil listrik," kata Gall.

Di sisi lain, analis UBS Patrick Hummel mengatakan pendapatan produsen mobil Volkswagen (VW) juga kemungkinan berkurang sebesar 2 miliar euro atau senilai Rp34 triliun pada tahun depan sebagai akibat dari permintaan kendaraan listrik yang lambat.

Produsen mobil tersebut baru-baru ini mengumumkan penundaan jadwal produksi baterainya dan memangkas produksi di pabrik-pabrik kendaraan listrik.

Selain itu, Swedia yang dianggap sebagai pemimpin di antara pasar-pasar Eropa juga mencatatkan penurunan signifikan sebesar 15 persen dalam pendaftaran EV pada Juli. 

Sementara penjualan mobil listrik di Swiss ikut menurun sebesar 19 persen di sepanjang tahun ini.

Menurut laporan Bloomberg, perusahaan Prancis Valeo SE, juga sedang mencoba menjual dua pabriknya yang beroperasi jauh lebih rendah dari kapasitasnya.

Sementara, LG Energy Solution, pemasok baterai kendaraan listrik terbesar di Eropa tengah mempertimbangkan untuk beralih ke produksi penyimpanan statis agar tetap bertahan.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

Eggi Sudjana, Kau yang Memulai Kau yang Lari

Senin, 29 Desember 2025 | 01:10

Kasus Suap Proyek di Bekasi: Kedekatan Sarjan dengan Wapres Gibran Perlu Diusut KPK

Senin, 29 Desember 2025 | 08:40

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

UPDATE

Bakamla Kirim KN. Singa Laut-402 untuk Misi Kemanusiaan ke Siau

Jumat, 09 Januari 2026 | 05:40

Intelektual Muda NU: Pelapor Pandji ke Polisi Khianati Tradisi Humor Gus Dur

Jumat, 09 Januari 2026 | 05:22

Gilgamesh dan Global Antropogenik

Jumat, 09 Januari 2026 | 04:59

Alat Berat Tiba di Aceh

Jumat, 09 Januari 2026 | 04:45

Program Jatim Agro Sukses Sejahterakan Petani dan Peternak

Jumat, 09 Januari 2026 | 04:22

Panglima TNI Terima Penganugerahan DSO dari Presiden Singapura

Jumat, 09 Januari 2026 | 03:59

Ramadhan Pohan, Pendukung Anies yang Kini Jabat Anggota Dewas LKBN ANTARA

Jumat, 09 Januari 2026 | 03:45

Mengawal Titiek Soeharto

Jumat, 09 Januari 2026 | 03:25

Intelektual Muda NU Pertanyakan Ke-NU-an Pelapor Pandji Pragiwaksono

Jumat, 09 Januari 2026 | 02:59

Penampilan TNI di Pakistan Day Siap Perkuat Diplomasi Pertahanan

Jumat, 09 Januari 2026 | 02:42

Selengkapnya