Berita

KPUD Boven Digoel ungkap banyak warga yang belum punya KTP-elektronik/RMOLPapua

Nusantara

Banyak Warga Belum Punya KTP-El Bikin KPUD Boven Digoel Khawatir

SABTU, 10 AGUSTUS 2024 | 01:34 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Boven Digoel mengungkapkan kekhawatiran terkait banyaknya warga yang belum memiliki Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el). 

Temuan ini muncul setelah pelaksanaan pemutakhiran data pemilih, di mana petugas Pantarlih menemukan sejumlah masyarakat yang belum memiliki identitas kependudukan yang sah.

"Kami menemukan bahwa cukup banyak masyarakat belum memiliki KTP-el saat pemutakhiran data pemilih," ujar Komisioner KPUD Boven Digoel Divisi Hukum dan Pengawasan, Johana Maria Ivon Anggawen, dalam coffee morning persiapan tahapan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Boven Digoel di Kantor Sekretariat KPUD Boven Digoel, Jumat (9/8).  


"Kami berharap masalah ini segera diatasi agar data pemilih lebih akurat dan semua warga yang memiliki hak pilih dapat terdaftar," sambungnya, dikutip RMOLPapua.

Ivon menekankan pentingnya KTP-el sebagai syarat utama untuk terdaftar sebagai pemilih. 

Ia mengharapkan pemerintah daerah segera menindaklanjuti masalah ini sehingga daftar pemilih dapat diperbarui dengan lebih akurat, dan semua warga Boven Digoel yang memenuhi syarat dapat berpartisipasi dalam pemilihan.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

Prabowo Tegaskan Indonesia Tidak Takut Ancaman MSCI

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:32

Buruh Usul UMP 2027 Naik 9,5 Persen, Ini Respons Menaker

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:20

Ombudsman Ungkap Titik Rawan Korupsi di Layanan Pertanahan dan Kebencanaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:19

Kasus CSR BI Jalan di Tempat, MAKI dan ARUKKI Bersiap Ajukan Praperadilan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:12

Pembenahan MBG hingga Program 3 Juta Rumah jadi PR Besar Prabowo

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:59

Begini Jurus BI Stabilkan Rupiah Hadapi Ancaman MSCI hingga Konflik Geopolitik

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:58

Nusron Hadiri Sidang Kabinet Paripurna setelah Dua Kali Absen Pemeriksaan KPK

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

PJJ dan WFH Bisa Jadi Opsi Antisipasi Asap Karhutla

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Masih Diproses Setneg, Yassierli Minta Publik Bersabar

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:50

Event Konser hingga Festival Belanja Jadi Mesin Uang Jakarta

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:48

Selengkapnya