Berita

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky/The Spectator

Global

Zelensky: Biarkan Rusia Rasakan Konsekuensi Perang di Kursk

JUMAT, 09 AGUSTUS 2024 | 18:03 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Tiga hari setelah serangan lintas batas Ukraina di wilayah Kursk Rusia, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky baru buka suara.

Dalam sebuah pidatonya, Zelensky menyebut Moskow harus merasakan konsekuensi atas perang yang dimulainya Februari 2022 lalu.

"Rusia membawa perang ke tanah kami dan harus merasakan apa yang telah dilakukannya," tegas Zelensky tanpa menyebut serangan di Kursk, seperti dikutip dari AFP pada Jumat (9/8).


Rusia mengatakan sedikitnya 1.000 tentara Ukraina mengendarai tank dan kendaraan lapis baja, memasuki Kursk pada Selasa pagi (6/8).

Presiden Rusia Vladimir Putin menuduh Ukraina telah melakukan provokasi besar dengan melakukan serangan itu.

Pejabat Ukraina sebagian besar bungkam mengenai serangan tersebut. Situasi sebenarnya di lapangan sulit dipastikan, dengan sedikit rincian spesifik yang dirilis oleh kedua belah pihak.

Menurut kantor berita milik negara Rusia RIA-Novosti, Badan Energi Atom Internasional (IAEA) sedang memantau pabrik nuklir Kursk.

Institut Studi Perang, sebuah lembaga pemikir yang disegani, mengatakan rekaman geolokasi menunjukkan kendaraan lapis baja Ukraina telah maju ke posisi 10 kilometer ke wilayah Kursk dalam dua hari pertama penyerbuan.

Dalam sebuah pernyataan di Telegram pada Jumat pagi (9/8), Kementerian Pertahanan Rusia mengabarkan keberhasilannya mencegat dan menghancurkan 75 rudal UAV, yang telah terbang di Kursk.

Di waktu yang sama, terjadi kebakaran telah terjadi di lapangan terbang militer di wilayah tetangga Lipetsk. Tidak jelas apa yang menyebabkan kebakaran tersebut atau apakah itu terkait dengan pertempuran di Kursk.

Peringatan tingkat ancaman merah telah dikeluarkan di Lipetsk, tetapi kemudian dicabut pada Jumat pagi (9/8).

Gubernur Kursk, Igor Artamonov sebelumnya mengatakan fasilitas infrastruktur energi telah rusak dan gangguan pasokan listrik dilaporkan.

Ini bukan serangan pertama ke Rusia oleh para pejuang yang berbasis di Ukraina. Beberapa kelompok anti-Kremlin Rusia melancarkan serangan tahun lalu, yang berhasil dipukul mundur.

Pasukan tersebut kembali menyeberang ke wilayah Belgorod dan Kursk pada bulan Maret, di mana mereka terlibat dalam bentrokan dengan pasukan keamanan Rusia.

Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Jangkau Jutaan Rakyat, Pelaksanaan Program Prabowo Harus Terus Dijaga

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:18

PT Timah Amankan Fasilitas Kredit Rp4 Triliun dari Bank Mandiri

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:10

Kadin Dukung Opsi Bahlil Setop Ekspor Gas ke Negara Tetangga

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:00

Natalius Pigai: HAM Terus Lahir dalam Relasi Sosial di Desa dan Kampung

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:45

Api Gunung Lawu Belum Padam, 500 Hektare Lahan Terbakar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:39

OJK Salurkan Kredit Rp53 Triliun ke 2.100 Penerima dalam 3 Bulan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:29

Kabut Asap Makin Mengkhawatirkan, 333 Ribu Warga Terserang ISPA

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:08

Pengamat: Aksi Korporasi Haji Isam Akuisisi Saham BYAN Sejalan Konstitusi

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:04

KPK Dalami Keterlibatan Pejabat Kementerian PU dalam Kasus BBPJN Sumut

Kamis, 22 Oktober 2026 | 20:47

Semangat Sinergi untuk Keadilan Warnai Rangkaian Hari Bakti ke-2 Kemenko Kumham Imipas

Kamis, 22 Oktober 2026 | 20:41

Selengkapnya