Berita

MIND ID konsisten melakukan pengelolaan air secara berkelanjutan/Ist

Bisnis

Grup MIND ID Pamerkan Teknologi Pengelolaan Air Ramah Iklim

KAMIS, 08 AGUSTUS 2024 | 17:56 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Holding Industri Pertambangan Indonesia MIND ID berkomitmen untuk memanfaatkan teknologi ramah iklim, termasuk konsisten menggunakan air secara bijak.

Corporate Secretary MIND ID, Heri Yusuf menyampaikan, air memiliki peranan penting dalam proses produksi maupun penunjang Grup MIND ID, sehingga memerlukan program pemanfaatan yang memastikan efisiensi air dengan baik.

Grup MIND ID pun konsisten berupaya mengurangi pengambilan air baru dari alam, meningkatkan pemanfaatan air dalam proses produksi maupun penunjang, serta memastikan kualitas air yang dialirkan sesuai dengan baku mutu yang berlaku.


"LIKE 2 Tahun 2024 merupakan momentum bagi kami semakin bijak dalam penggunaan air, serta melakukan pengelolaan air secara berkelanjutan dengan memanfaatkan teknologi yang ramah iklim," kata Heri Yusuf dalam momentum Festival LIKE 2 KLHK, Kamis (8/8).

Anak usaha MIND ID, seperti PT Antam memanfaatkan hasil pengolahan air limbah industri dan pertambangan ke dalam proses penambangan maupun pengolahan mineral di operasi mereka.

Kemudian PT Bukit Asam Tbk (PTBA), memanfaatkan bioteknologi dengan implementasi constructed wetland. Model floating wetland system tersebut menggunakan pipa paralon berisi akar wangi (vetiveria zizanioides) dan melati air (echinodorus palaefolius) yang mampu menyerap logam berat seperti Fe (0.52 ppm/gr) dan Mn (2.28 ppm/gr).

Sementara itu, PT Freeport Indonesia (PTFI) memiliki delapan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang dikelola sesuai peraturan pemerintah. Mutu air limbah dipantau berkala di antaranya parameter pH, kebutuhan oksigen biologi (BOD), total padatan tersuspensi serta minyak dan lemak, sesuai dengan baku mutu.

Adapun, PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) mendorong implementasi teknologi dalam operasi Bendungan Sigura-gura dan Tangga yang merupakan sumber energi PLTA untuk operasi perusahaan.

Lewat implementasi teknologi maupun berbagai upaya konservasi, Inalum mempertahankan debit air untuk menjaga ekosistem wilayah sekitar Daerah Tangkapan Air (DTA) Danau Toba.

Selanjutnya, PT Timah Tbk (Timah) juga memanfaatkan hasil pengolahan air limbah industri dan pertambangan maupun air limbah domestik untuk dimanfaatkan kembali dalam proses penambangan maupun pengolahan mineral di daerah operasional.

Demikian pula, PT Vale Indonesia Tbk (PTVI) memanfaatkan sumber daya air sebagai PLTA. Vale memiliki teknologi sensor level pengendali overflow lintas section di Matte Pond dan mampu memberi efisiensi 231.884 m3.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Bos Danantara Ungkap Proses Pangkas BUMN Tak Mudah

Rabu, 07 Oktober 2026 | 12:11

Hingga Siang Nusron Belum Hadir, KPK Masih Menunggu

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:53

PJBS Direvisi, Porsi Saham Bayan Resources yang Dibeli Haji Isam Bertambah Jadi 10,08 Miliar

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:44

Nasib Gibran Kini Tergantung Prabowo

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:37

Empat WNI Pulang ke Tanah Air usai Enam Bulan Disandera Bajak Laut Somalia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

PDIP: Kebohongan Gibran Lulus SMA Sederajat Tercatat dalam Putusan Negara!

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

Putusan MK soal Gibran Buka Perdebatan Demokrasi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:21

DPR Minta Pemerintah Percepat Huntara bagi Korban Gempa Flores

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:19

Rita Widyasari Kembali Diperiksa KPK

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:17

Badai Dekati Amerika, Harga Minyak Naik Lagi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:01

Selengkapnya