Berita

Lokasi gempa Jepang, Kamis sore, 8 Agustus 2024/CNA

Dunia

USGS: Jepang Dilanda Dua Gempa Dahsyat

KAMIS, 08 AGUSTUS 2024 | 16:37 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Laporan yang dirilis Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) pada Kamis (8/8) mengungkap bahwa Jepang telah mengalami dua gempa dahsyat di hari itu.

Dikatakan bahwa gempa awal yang terdeteksi berkekuatan 6,9 magnitudo, kemudian diikuti oleh gempa 7,1 magnitudo di Jepang Selatan.

"Gempa pertama terjadi pada kedalaman 33 km diikuti oleh gempa kedua di dekatnya pada kedalaman 25 km," kata USGS, seperti dimuat CNA.


Laporan NHK merujuk pada imbauan Badan Meteorologi Jepang mengatakan bahwa tsunami setinggi 1 meter diperkirakan segera tiba di beberapa wilayah pesisir pulau Kyushu dan Shikoku.

Di prefektur Miyazaki di Kyushu, gelombang setinggi 20 cm sudah terlihat dan tengah diamati.

Pemerintah Jepang membentuk satuan tugas khusus sebagai tanggapan terhadap gempa tersebut.

Kepala Sekretaris Kabinet Jepang, Yoshimasa Hayashi mengatakan bahwa pemerintah tengah memeriksa kerusakan dan jumlah korban yang diakibatkan oleh gempa tersebut.

Namun tidak ada laporan tentang kelainan atau ancaman kebocoran pada pembangkit listrik tenaga nuklir di sana.

Perusahaan kereta api JR Kyushu telah menghentikan operasi kereta peluru mereka di pulau tersebut.

Berada di atas empat lempeng tektonik utama di sepanjang tepi barat "Cincin Api" Pasifik, Jepang adalah salah satu negara dengan aktivitas tektonik paling aktif di dunia.

Negara yang berpenduduk sekitar 125 juta orang ini mengalami sekitar 1.500 guncangan setiap tahun dan menyumbang sekitar 18 persen dari gempa bumi di dunia.

Sebagian besar gempa bersifat ringan, meskipun kerusakan yang ditimbulkannya bervariasi menurut lokasi dan kedalaman di bawah permukaan Bumi tempat gempa terjadi.

Namun, gempa besar pun biasanya hanya menimbulkan sedikit kerusakan berkat teknik konstruksi khusus dan peraturan bangunan yang ketat di negara dengan ekonomi nomor empat dunia ini.

Pada Hari Tahun Baru 2024, sedikitnya 260 orang tewas setelah gempa besar melanda Semenanjung Noto, termasuk 30 kematian yang terkait dengan gempa serta mereka yang tewas secara langsung dalam bencana tersebut.

Gempa 1 Januari dan gempa susulannya merobohkan bangunan, menyebabkan kebakaran, dan melumpuhkan infrastruktur pada saat keluarga-keluarga merayakan tahun baru.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

UPDATE

Serap Aspirasi Warga Pandeglang, Arif Rahman Kawal Sektor Pertanian dan Perikanan

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 10:14

Hormati Putusan MK, Komisi X DPR Minta Pendidikan dan MBG Tetap Jalan Beriringan

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 09:57

Harga Minyak Dunia Catat Kenaikan Bulanan Terbesar Sejak Maret

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 09:51

Emas Antam Anjlok Rp20 Ribu, Satu Gram Jadi Rp2,6 Juta

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 09:41

Kesiapan Fasilitas Zikir Kebangsaan Monas: Dari Ambulans Hingga Ratusan Ribu Konsumsi

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 09:34

K-SIGN Rote Ndao Dipacu Jadi Pilar Swasembada Garam Nasional

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 09:15

Harga Logam Mulia Terkoreksi Meski Mampu Akhiri Tren Penurunan

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 09:02

Dul Mungkin Tak akan Naik Bus Malam Lagi Setelah Ketahuan Bawa Sabu

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 08:45

Arab Saudi Sambut Kesepakatan Pelucutan Senjata di Gaza, Israel Harus Mundur

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 08:34

Ramai Mal Pasang Pagar Tinggi di Tengah Situasi Kamtibmas Kondusif

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 08:23

Selengkapnya