Berita

Bundaran Hotel Indonesia di Jakarta/Net

Politik

PKS Tepat Jalin Komunikasi dengan KIM untuk Pilgub DKI Jakarta 2024

KAMIS, 08 AGUSTUS 2024 | 16:31 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Rencana Partai Keadilan Sejahtera (PKS) membuka komunikasi dengan partai-partai Koalisi Indonesia Maju (KIM) dianggap tepat, untuk memecah kebuntuan pencalonan Anies Baswedan-Sohibul Iman (Aman) di pemilihan gubernur (Pilgub) DKI Jakarta. 

Direktur Eksekutif Era Politik Indonesia, Khafidlul Ulum memandang, target PKS untuk menggandeng Partai Nasional Demokrat (Nasdem) mengusung Aman sudah melampaui batas waktu 4 Agustus 2024.

"Sehingga, PKS tepat jika menjalin komunikasi dengan partai-partai KIM, karena memang tidak ada partai lain yang bergabung mengusung Aman," ujar Ulum kepada RMOL, Kamis (8/8).


Menurutnya, PKS tidak bisa memaksakan diri mengusung AMAN sendirian karena kepentok aturan batas minimum pencalonan kepala daerah, dan mengingat pada pemilihan legislatif (Pileg) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta 2024 PKS hanya mendapat 18 kursi meski menjadi pemenang. 

"Maka, menjalin komunikasi dengan KIM merupakan langkah tepat bagi PKS agar ada opsi lain dalam mengusung pasangan calon," tuturnya. 

Jika hasil dari komunikasi nanti PKS memutuskan bergabung dengan KIM, maka partai berlogo bulan sabit itu harus bersedia mengusung Ridwan Kamil menjadi calon gubernur Jakarta. 

"Karena Ridwan Kamil ini sudah diusung partai KIM, Gerindra, Golkar, dan PAN. Tapi terkait nama calon wakil gubernur, PKS bisa mengajukan nama Sohibul Iman atau Presiden PKS Ahmad Syaikhu," demikian Ulum menambahkan.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Kepala BRAN Dorong 3,1 Juta Hektare Lahan Transmigrasi jadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:32

KPK Pastikan Video Penjemputan Paksa Nusron Hoax!

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:24

Quo Vadis 2 tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:23

Prabowo Setujui Kajian DEN soal Definisi Korupsi Berstandar Internasional

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:17

Penindakan 1.000 Tambang Ilegal: Kalau Tidak Sekarang, Kapan Lagi?

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:13

DPR Dorong Penguatan Koordinasi Penyaluran BBM

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:01

Gibran Terima Perwakilan WALUBI Bahas Karhutla hingga Bakti Sosial

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:50

KPK Perlu Periksa Hercules soal Uang Rp800 Juta Terkait Summarecon

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:46

Menteri Agama Optimistis Akan Ada Kebangkitan Syarikat Islam Jilid Baru

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:43

Pertamina Diusulkan Peroleh Insentif Sewa Kapal Tanker Lokal

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:41

Selengkapnya