Berita

Troben Truk/Ist

Bisnis

Troben Truk Resmi Luncurkan Kemitraan Strategis di Makassar

KAMIS, 08 AGUSTUS 2024 | 08:45 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Troben Truk, yang merupakan salah satu layanan Troben Indonesia, resmi membuka kemitraan baru di wilayah strategis yaitu di Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

CEO Troben Beny Syarifudin menyampaikan dipilihnya Makassar karena kota tersebut adalah gerbang kota di Indonesia Timur.

"Jadi kita ingin menghidupkan perekonomian di sana supaya arus barang terjadi secara lancar. Intinya kami dari pihak aplikator melihat bahwa ada peluang di situ makannya kita lebih baik masuk ke Makassar," jelas Beny dalam keterangannya yang dikutip Kamis (8/8).


Kemitraan Troben Truk merupakan peluang bisnis yang menjanjikan untuk perorangan maupun corporate yang memiliki armada truk. Dimana para pemilik armada truk mulai dari pick up, engkel, colt diesel, fuso dan armada niaga lainnya bisa bergabung menjadi bagian dari Troben Truk.

Pemilik bisnis cargo berbasis aplikasi ini menyebutkan bahwa ada banyak keuntungan yang didapatkan para mitra.

"Keuntungannya sangat banyak. Pertama mereka seperti mendapat banyak marketing tanpa menggaji, mereka dicarikan orderan, mereka juga bisa cari orderan sendiri. Atau dengan join bersama kita, mereka akan dicarikan orderan," paparnya.  

Keuntungan ini bukan hanya dirasakan oleh Mitra Troben Truk. Para customer juga akan mendapatkan kemudahan dalam mencari sewa truk untuk berbagai kebutuhan mulai dari pindahan maupun kebutuhan bisnis.

Makassar menjadi kota pertama di kawasan Indonesia Timur karena Beny melihat bahwa banyak yang membutuhkan jasa sewa truk namun sulit mendapatkannya. Sejauh ini, masyarakat yang membutuhkan sewa truk harus melalui cara konvensional. Kehadiran Troben diharapkan bisa mempermudah kebutuhan tersebut.

Beny mengungkapkan, tidak ada perbedaan yang signifikan antara Kemitraan Troben Truk dengan kemitraan sejenisnya. Namun menurut Beny, perbedaan utamanya adalah tarif yang kompetitif. Troben hanya mengenakan potongan 10 persen.

“Jadi untuk driver sendiri tidak terlalu murah banget, untuk customer sendiri juga tidak mahal. Dibandingkan kompetitor rata-rata yang ditekan itu driver, jadi sangat merugikan driver," lanjut Beny.

Proses pendaftaran untuk masyarakat yang ingin bergabung menjadi Mitra Troben Truk juga sangat mudah. Calon Mitra hanya perlu mengunduh aplikasi Troben Partner di Play Store ataupun App Store. Selanjutnya bisa melakukan pendaftaran dan menunggu verifikasi dari pihak Troben.

Para Mitra Driver bukan hanya mendapatkan penghasilan dari pengangkutan barang namun juga mendapatkan penghasilan tambahan dari stiker yang dipasang.

Troben juga memberikan pelatihan dan pendampingan ke Mitra Troben Truk supaya layanan menjadi maksimal.

Beny  berharap, dengan adanya pendaftaran Mitra Troben Truk ini, para mitra bisa bergabung menjadi bagian Mitra Troben lainnya seperti Troben Cargo.

“Harapannya, setiap mitra truk yang join ini kedepannya juga bisa join kemitraan kita yang lain terutama Mitra Cargo. Jadi mereka bisa juga jadi pengusaha cargo di daerahnya dan mereka juga harapannya bisa join dengan pengiriman mobil kita, mitra troben carrier," katanya..

Dengan kemitraan Troben ini, pemilik armada truk bisa mendapatkan orderan dan melakukan pengantaran. Selain itu, produk-produk dari masyarakat bisa dikirimkan dengan baik ke seluruh Indonesia tentunya dengan armada handal dari Mitra Troben Truk.

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

OJK Catat Penyaluran Kredit Tembus Rp 8.659 Triliun, Sektor UMKM Mulai Tunjukkan Perbaikan

Rabu, 06 Mei 2026 | 08:14

Trump Mendadak Hentikan Operasi Project Freedom di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:52

Harga Emas Rebound Saat Pasar Pantau Geopolitik dan Data Tenaga Kerja

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:23

Sektor Teknologi Eropa Bangkit dari Keterpurukan, STOXX 600 Menghijau

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:05

Kemenag Fasilitasi Kepindahan Santri Ponpes Ndolo Kusumo

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:45

Dana Wakaf Baitul Asyi untuk Jemaah Haji Aceh Diusulkan Naik

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:32

Rudy Mas’ud di Ujung Tanduk

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:09

Rakyat Antipati dengan PSI

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:38

10 Orang Jadi Korban Penyiraman Air Keras Kurir Ekspedisi

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:19

Kapal Supertanker Iran Masuk RI Bukan Dagang Biasa

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:08

Selengkapnya