Berita

Dua pria berlari di depan pertokoan yang terbakar di Dakha, Bangladesh./PTI

Dunia

Menlu Inggris Minta PBB Turun Tangan Atasi Kemelut Bangladesh

KAMIS, 08 AGUSTUS 2024 | 06:57 WIB | LAPORAN: JONRIS PURBA

Menteri Luar Negeri Inggris, David Lammy, menyampaikan keprihatinannya atas gejolak politik di Bangladesh dan menyatakan bahwa semua pihak perlu bekerja sama untuk mengakhiri kekerasan ini.

Lebih lanjut, ia juga mendesak agar dilakukan investigasi menyeluruh dan independen, yang dipimpin oleh PBB, terhadap berbagai peristiwa terkini di Bangladesh.

"Rakyat Bangladesh berhak mendapatkan investigasi menyeluruh dan independen yang dipimpin oleh PBB atas berbagai peristiwa beberapa minggu terakhir," kata Menteri Luar Negeri Inggris, David Lammy.


Selain itu, David Lammy menggambarkan situasi tersebut sebagai situasi yang belum pernah terjadi sebelumnya, dengan menyoroti betapa seriusnya krisis tersebut.

"Dua minggu terakhir di Bangladesh telah terjadi tingkat kekerasan yang belum pernah terjadi sebelumnya dan hilangnya nyawa yang tragis. Masa transisi telah diumumkan oleh Kepala Staf Angkatan Darat," kata Menteri Luar Negeri Inggris, David Lammy.

"Semua pihak kini perlu bekerja sama untuk mengakhiri kekerasan, memulihkan ketenangan, meredakan situasi, dan mencegah jatuhnya korban jiwa lebih lanjut," tambahnya.

Ia juga menyatakan keinginan Inggris untuk melihat Bangladesh bertransisi menuju masa depan yang damai dan demokratis serta menekankan ikatan yang kuat antara kedua negara, yang dibina melalui nilai-nilai Persemakmuran bersama dan hubungan antarmasyarakat yang signifikan.

"Inggris ingin melihat tindakan diambil untuk memastikan Bangladesh memiliki masa depan yang damai dan demokratis. Inggris dan Bangladesh memiliki hubungan antarmasyarakat yang erat dan nilai-nilai Persemakmuran yang sama," tambahnya.

Protes Bangladesh yang sebagian besar dilakukan oleh mahasiswa menuntut diakhirinya sistem kuota untuk pekerjaan pemerintah dan telah berkembang menjadi pemberontakan terhadap Hasina dan partai Liga Awami yang berkuasa. Setidaknya 95 orang, termasuk setidaknya 14 petugas polisi, tewas dan ratusan orang terluka dalam bentrokan di Dhaka pada hari Minggu, media lokal Prothom Alo melaporkan.

Sebelumnya pada hari itu, Perdana Menteri Sheikh Hasina mengajukan pengunduran dirinya dan meninggalkan negara itu dan datang ke India.

Tak lama setelah pemimpin berusia 76 tahun itu, ditemani oleh saudara perempuannya meninggalkan negara itu dengan helikopter militer, kepala militer Bangladesh Jenderal Waker-uz-Zaman mendesak para pengunjuk rasa untuk menghindari kekerasan. Kepala militer mengumumkan bahwa pemerintahan sementara akan segera dibentuk.

Sementara itu, protes dan perayaan dilaporkan dari bagian lain Dhaka dengan beberapa pengunjuk rasa bersorak atas berita pengunduran diri Sheikh Hasina.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

UPDATE

KSP Kawal Pembangunan MRT Jakarta sebagai Proyek Strategis Nasional

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:24

BI Rate Naik Lagi Jadi 5,75 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:19

Putusan Hakim Tegaskan Keabsahan Tanda Tangan Ketum PPP dan Wasekjen

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:17

PPKGBK Memverifikasi Penghuni Hotel Sultan Usai Eksekusi Pengosongan

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:17

Pemerintah Harus Benahi Kebijakan Domestik agar Investor Tak Kabur

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:10

PKB Usul Ambang Batas Parlemen 5 Sampai 7 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:01

Disinggung Aliran Duit ke Gus Yaqut, Fuad Hasan: Bahaya Kamu!

Kamis, 18 Juni 2026 | 15:57

UMKM Binaan Pertamina Gelar Promo Gila-gilaan di Jakarta Fair 2026

Kamis, 18 Juni 2026 | 15:55

Rapimnas II di Banten, KAMMI Teguhkan Arah Gerakan Kebangsaan

Kamis, 18 Juni 2026 | 15:51

Pertamina Patra Niaga Pastikan Harga BBM Nonsubsidi Ikuti Formula Pasar

Kamis, 18 Juni 2026 | 15:48

Selengkapnya