Berita

Anies Baswedan dan Ridwan Kamil/Ist

Politik

RK Menuju Lawan Kotak Kosong di Jakarta

KAMIS, 08 AGUSTUS 2024 | 05:56 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Peta politik jelang Pilkada Jakarta 2024 makin sengit dan diwarnai dominasi Koalisi Indonesia Maju (KIM) Plus yang mengusung Ridwan Kamil (RK).

Direktur Eksekutif Political and Public Policy Studies (P3S) Jerry Massie menilai jika PKB, PKS dan Nasdem bergabung ke KIM, maka pertarungan di Jakarta berpotensi melawan kotak kosong.

“Bisa saja Ridwan Kamil lawan kotak kosong jika PKS dan PKB serta Nasdem berafiliasi sama seperti di Sumut (Sumatera Utara). Koalisi KIM Plus bisa terjadi dan itulah politik apapun bisa terjadi. Seperti di Banten kemungkinan besar pasangan Andra-Dimyati yang diusung partai Gerindra akan melawan kotak kosong,” kata Jerry kepada RMOL, Kamis (8/8).


Jerry menilai Ridwan Kamil merupakan tokoh yang berprestasi dengan catatan kerja yang baik dan kapabilitas yang memadai untuk membangun Jakarta.

“RK memang punya banyak prestasi sebagai gubernur. Jadi seru untuk ditunggu,” tuturnya.

Tak hanya Jakarta, lanjut Jerry, KIM juga akan menyasar daerah-daerah strategis lain di Pulau Jawa sepert Jawa Barat (Jabar) dan Jawa Tengah (Jateng) untuk menancapkan hegemoninya.

“Saya perkirakan daerah utama akan dikuasai KIM dan juga Gerindra akan merebut Sumut, Banten, Jateng dan Jabar. Selain Jatim dan Jakarta, 4 daerah ini penentu kemenangan Prabowo pada pilpres 2024,” jelasnya.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya