Berita

Ketua Majelis Jaringan Aktivis Pro Demokrasi (ProDem) Iwan Sumule/RMOL

Politik

Terus Berbenah dan Semakin Baik, ProDem Tolak Polri di Bawah Kemendagri

RABU, 07 AGUSTUS 2024 | 22:11 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Ketua Majelis Jaringan Aktivis Pro Demokrasi (ProDem) Iwan Sumule menyayangkan wacana Polri berada di bawah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Wacana yang menurutnya selalu muncul disetiap pemerintahan baru

Menurut dia, wacana tersebut sudah tidak lagi relevan karena institusi Polri saat ini terus berubah dan semakin baik. 

“Kinerja Polri sudah semakin baik dan sudah banyak berbenah di bawah kepemimpinan Jenderal Listyo Sigit Prabowo,” kata Iwan Sumule di Jakarta, Rabu (7/7). 


Salah satu Ketua DPP Gerindra itu menekankan, bukti Polri semakin baik terlihat dalam survei Litbang Kompas, dimana Polri mendapat 73,1 persen kepuasan masyarakat.  

Oleh karenanya, jika Polri di bawah Kemendagri, justru melemahkan dan dapat mempengaruhi profesionalisme petugas negara itu. 

Di sisi lain, wacana ini sebagai sebuah kemunduran, juga mengingkari amanat reformasi serta menguras waktu dan energi karena harus mengubah konstitusi dan Undang-undang. 

Masyarakat tentu akan dirugikan jika Polri di bawah kementerian, maka akan mempersempit ruang gerak dan pelayanan Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban.

Sebab Polri, kata Iwan, tidak cuma penegak hukum melainkan juga bertugas menjaga keamanan dan ketertiban bagi masyarakat. 

"Jadi, tugas Polri itu cukup berat. Memiliki tanggung jawab yang besar dalam menciptakan keamanan, ketertiban di negeri ini. Biarkanlah Polri itu tetap berada di bawah Presiden,” demikian Iwan Sumule.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

PUI: Pernyataan Kapolri Bukan Ancaman Demokrasi

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:52

BI Harus Selaras Jalankan Kebijakan Kontrol DHE SDA Sesuai UUD 1945

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:34

HMI Sumut Desak Petugas Selidiki Aktivitas Gudang Gas Oplosan

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:26

Presiden Prabowo Diminta Bereskan Dalang IHSG Anjlok

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:16

Isak Tangis Keluarga Iringi Pemakaman Praka Hamid Korban Longsor Cisarua

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:54

PLN Perkuat Pengamanan Jaringan Transmisi Bireuen-Takengon

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:53

TSC Kopassus Cup 2026 Mengasah Skill dan Mental Petembak

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:23

RUU Paket Politik Menguap karena Himpitan Kepentingan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:45

Kuba Tuding AS Lakukan Pemerasan Global Demi Cekik Pasokan Minyak

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:44

Unjuk Ketangkasan Menembak

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:20

Selengkapnya