Berita

Namal Rajapaksa (Tengah)/AFP

Dunia

Keturunan Rajapaksa Ikutan Pemilu Sri Lanka

RABU, 07 AGUSTUS 2024 | 15:41 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Partai yang berkuasa di Sri Lanka, Sri Lanka Podujana Peramuna (SLPP) mencalonkan seorang keturunan dari keluarga Rajapaksa yang kontroversial pada hari Rabu (7/8).

Dia adalah Namal Rajapaksa (38 tahun), keponakan dari mantan Presiden Gotabaya Rajapaksa yang digulingkan selama krisis ekonomi tahun 2022 lalu.

Namal yang merupakan putra dari mantan Presiden Mahinda Rajapaksa yang terakhir berkuasa tahun 2015 lalu itu, akan menghadapi petahana Presiden Ranil Wickremesinghe pada 21 September mendatang.


Dalam sebuah upacara Buddha kantor SLLP di ibu kota Kolombo, Namal resmi ditunjuk sebagai kandidat dari partai. Sebelumnya dia pernah menjadi menteri olah raga di masa kekuasaan ayahnya.

“Setelah pertimbangan yang cermat, partai memutuskan untuk menjadikan Namal Rajapaksa sebagai kandidat presiden kami,” kata Sekretaris SLPP Sagara Kariyawasam, seperti dimuat AFP.

Pencalonan Namal semakin memperbesar perpecahan dalam pemerintahan menjelang pemilihan umum.

Mayoritas legislator dari SLPP ingin partai tersebut mendukung sekutu baru mereka, Presiden Wickremesinghe karena keberhasilannya memulihkan ekonomi Sri Lanka.

Wickremesinghe bukan dari SLPP.

Meskipun Gotabaya jatuh, SLPP merupakan mayoritas di parlemen yang beranggotakan 225 orang, mengendalikan pemerintahan dan telah mendukung pemerintahan Wickremesinghe.

Namun mereka terpecah dengan SLPP mengatakan akan berkampanye untuk memilih Namal sebagai presiden berikutnya.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Nama Elon Musk hingga Eks Pangeran Inggris Muncul dalam Dokumen Epstein

Minggu, 01 Februari 2026 | 14:00

Said Didu Ungkap Isu Sensitif yang Dibahas Prabowo di K4

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:46

Pengoperasian RDF Plant Rorotan Prioritaskan Keselamatan Warga

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:18

Presiden Harus Pastikan Kader Masuk Pemerintahan untuk Perbaikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:03

Danantara Bantah Isu Rombak Direksi Himbara

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:45

Ada Kecemasan di Balik Pidato Jokowi

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:25

PLN Catat Penjualan Listrik 317,69 TWh, Naik 3,75 Persen Sepanjang 2025

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:07

Proses Hukum Berlanjut Meski Uang Pemerasan Perangkat Desa di Pati Dikembalikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:03

Presiden Sementara Venezuela Janjikan Amnesti untuk Ratusan Tahanan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:27

Kelola 1,7 Juta Hektare, Agrinas Palma Fokus Bangun Fondasi Sawit Berkelanjutan

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:13

Selengkapnya