Berita

Sejumlah camat di Tubaba asyik nongkrong saat Pj Bupati Lampung melakukan kunjungan kerja/RMOLLampung

Nusantara

Asyik Nongkrong Saat Pj Gubernur Lampung Kunker, Sejumlah Camat di Tubaba Tuai Kecaman

RABU, 07 AGUSTUS 2024 | 13:42 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Sikap sejumlah camat di Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), Lampung, menjadi sorotan keras masyarakat. Pasalnya, mereka terkesan tidak mengindahkan kehadiran Penjabat (Pj) Gubernur Lampung, Samsudin, saat melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke wilayah tersebut pada hari ini, Rabu (7/8). 

Dari pantauan RMOLLampung, sejumlah camat terlihat duduk-duduk santai dan asyik ngobrol. Camat Pagar, Batu Putih, Lambu Kibang, Camat Gunung Agung, terkesan tidak mengindahkan kehadiran atau kedatangan PJ Gubernur Lampung yang datang ke Tubaba untuk melakukan kunjungan kerja di beberapa tempat, salah satunya di GOR Tiyuh Kagungan Ratu.

Hal tersebut membuat salah satu warga Tubaba, Suhadi Hasan, geram. Menurut Hadi, sikap para camat tersebut perlu dievaluasi oleh PJ Bupati Tubaba, M. Firsada. 


Lanjut Suhadi, perlu dipertanyakan apa alasan sejumlah camat tersebut tidak mengindahkan kedatangan orang nomor satu di Lampung. Seharusnya selaku pejabat, para camat yang merupakan ASN itu harus tunduk dan taat disiplin kepada atasan. 

"Bagaimana mau memberikan pelayanan dengan baik kepada masyarakat ketika kehadiran orang penting saja tidak diindahkan. Apalagi kalau masyarakat yang memang sudah dianggap biasa saja,” kritik Hadi.

Hadi berharap agar Inspektorat Tubaba memanggil sejumlah camat tersebut agar diberikan masukan, teguran, serta dipertanyakan kenapa alasan mereka terkesan tidak mengindahkan orang nomor satu di Lampung tersebut.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Pantura Jawa Penyumbang 23-27 Persen PDB Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:19

Dari Riau, Menteri LH Dorong Green Policing Go Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:18

Purbaya Jawab Santai Sambil 'Geal-Geol' Diisukan Ambruk dan Mau Dipecat

Senin, 04 Mei 2026 | 16:05

Maritim Indonesia di Persimpangan AI

Senin, 04 Mei 2026 | 15:34

BPJS Kesehatan Siap Bangun Kantor Layanan di IKN

Senin, 04 Mei 2026 | 15:32

Imigrasi Tangkap WNA Terlibat Prostitusi Online di Bali

Senin, 04 Mei 2026 | 15:27

Keberpihakan Prabowo ke Ojol Perkuat Keadilan Ekonomi

Senin, 04 Mei 2026 | 15:26

Ade Kunang dan Sang Ayah Didakwa Terima Suap Rp12,4 Miliar

Senin, 04 Mei 2026 | 15:17

Giant Sea Wall Pantura Digarap 20 Tahun, Libatkan Investor dan 23 Kementerian

Senin, 04 Mei 2026 | 14:50

OPEC+ Umumkan Kenaikan Produksi Setelah Ditinggal UEA

Senin, 04 Mei 2026 | 14:45

Selengkapnya