Berita

Perwakilan Pemerintah mengunjungi produksi AQUA, Mambal, Bali, sekaligus mengunjungi salah satu mitra AQUA Home Service (AHS), Tirta Sari, di Denpasar, Bali/Dok.Danone

Bisnis

Pemerintah Dukung Inovasi Galon Guna Ulang yang Dilakukan AQUA

SELASA, 06 AGUSTUS 2024 | 12:58 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pemerintah mengapresiasi Langkah AQUA yang senantiasa mengedepankan quality control terhadap keamanan dan higienitas yang berstandar tinggi. 

AQUA sebagai pionir air minum dalam kemasan (AMDK) di Indonesia terus menjunjung komitmen untuk menghadirkan produk berkualitas yang berorientasi pada jaminan keamanan dan kesehatan.

Ketua Tim Pengawasan dan Penindakan Produk Pertanian, Kimia dan Aneka, Kementerian Perdagangan (Kemendag), Ezra Bintang Tumpal, dalam kunjungannya yang mewakili irektur Pengawasan Barang Beredar dan Jasa, Kementerian Perdagangan, Rinaldi Agung Adnyana ke pabrik AQUA di Mambal, Bali, baru-baru ini, mengatakan komitmen AQUA tersebut adalah demi kepentingan masyarakat dan konsumen. Ia juga menyampaikan mendukung inovasi Galon Guna Ulang PET yang dilakukan AQUA.


“Kami juga mendukung inovasi Galon Guna Ulang PET yang dilakukan AQUA karena bagi kami, kenyamanan dan keamanan untuk konsumen itu penting. Harapannya, inovasi seperti ini bisa terus ditingkatkan. Kami menyaksikan sendiri proses produksi AQUA sudah berjalan sangat baik dan tetap mempertahankan quality control-nya,” ujar Ezra, dikutip Selasa (6/8).

Sejak 2019 , AQUA telah menghadirkan produk kemasan Galon Guna Ulang berbahan polyethylene terephthalate (PET), yang dipasarkan terbatas di area Bali dan Sulawesi Utara. Pada 2024, AQUA Galon Guna Ulang PET mulai didistribusikan lebih luas secara bertahap ke wilayah Jakarta dan Jawa Barat. 

Selain dari Kemendag, delegasi lainnya yang ikut melakukan kunjungan ke pabrik AQUA di Mambal, Bali, adalah delegasi dari Kementerian Perindustrian, serta Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. 

Mereka melihat langsung proses produksi AQUA kemasan Galon Guna Ulang PET di pabrik tersebutdan melihat kesiapan pengelolaan sampah plastik di Recycle Business Unit (RBU) Bali PET Center di Denpasar, serta melihat respons pasar terhadap penjualan produk tersebut di Bali.

Sebelum kehadiran AQUA Galon Guna Ulang PET, masyarakat telah akrab terlebih dahulu dengan produk AQUA dalam kemasan Galon Guna Ulang berbahan polycarbonate (PC). 

Kedua produk AQUA Galon Guna Ulang, baik PET dan PC, sama-sama berkualitas, berstandar keamanan pangan tinggi, dan menjaga kemurnian AQUA di dalamnya. 

Sejak diperkenalkan varian kemasan baru di Bali dan Manado pada 2019 lalu, AQUA Galon Guna Ulang PET ternyata diterima dengan baik oleh masyarakat secara berdampingan dengan produk AQUA lain yang telah lebih dahulu beredar. 

Arief Santoso, Packaging Development Director AQUA, menyampaikan suka citanya dan merasa terhormat atas kunjungan dari Pemerintah tersebut.

Ia menyampaikan, AQUA menghadirkan produk kemasan Galon Guna Ulang PET untuk menjawab kebutuhan dan preferensi konsumen terhadap kemasan galon yang lebih jernih, sehingga dapat melihat produk air di dalamnya dengan lebih jelas. 

"Kami senantiasa menjaga keamanan, kualitas, dan kebersihan Galon Guna Ulang PET AQUA melalui proses produksi dan sanitasi yang terintegrasi dan berstandar kualitas dan keamanan tinggi sesuai dengan regulasi yang berlaku, seperti SNI dan BPOM," katanya, menambahkan bahwa pihaknya tidak membenarkan AQUA Galon Guna Ulang PET digunakan ulang di luar pabrik AQUA. 

Perwakilan Pemerintah juga mengunjungi salah satu pelaku AQUA Home Service (AHS), di Denpasar. AHS merupakan program kemitraan antara AQUA dengan pelaku UMKM yang berfokus pada pengembangan ekonomi rumah tangga. 

Pemilik AHS Tirta Sari, Krisna, menyampaikan bahwa penerimaan konsumen dan masyarakat terhadap AQUA Galon Guna Ulang PET sangat baik. 

"Sama seperti Galon Guna Ulang PC yang telah ada sebelumnya, kemasan AQUA galon baru ini juga kokoh, sehingga kami tidak perlu khawatir saat mengantarkannya kepada pelanggan dengan sepeda motor," katanya. 

Namun, yang terutama adalah, kemasan ini tetap ramah lingkungan karena dapat digunakan ulang.

Populer

Negara Jangan Kalah dari Mafia, Copot Dirjen Bea Cukai

Selasa, 10 Februari 2026 | 20:36

Keppres Pengangkatan Adies Kadir Digugat ke PTUN

Rabu, 11 Februari 2026 | 19:58

Enak Jadi Mulyono Bisa Nyambi Komisaris di 12 Perusahaan

Kamis, 12 Februari 2026 | 02:33

Kekayaan Fadjar Donny Tjahjadi yang Kabarnya Jadi Tersangka Korupsi CPO-POME Cuma Rp 6 Miliar, Naik Sedikit dalam 5 Tahun

Selasa, 10 Februari 2026 | 18:12

Kasihan Jokowi Tergopoh-gopoh Datangi Polresta Solo

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45

Rakyat Menjerit, Pajak Kendaraan di Jateng Naik hingga 60 Persen

Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

UPDATE

Board of Peace: Pergeseran Rational Choice ke Pragmatisme Politik

Sabtu, 21 Februari 2026 | 03:45

Ketua BEM UGM Dituduh LGBT Hingga Sering Nyewa LC

Sabtu, 21 Februari 2026 | 03:25

Kawasan Industri Jateng Motor Baru Transformasi Ekonomi Nasional

Sabtu, 21 Februari 2026 | 02:58

Ustaz Adi Hidayat Sambangi Markas Marinir

Sabtu, 21 Februari 2026 | 02:42

Ketua BEM UGM: Semakin Ditekan, Justru Kami Semakin Melawan

Sabtu, 21 Februari 2026 | 02:26

Praktisi Hukum: Pasal 2 dan 3 UU Tipikor Bisa jadi Alat Kriminalisasi Pengusaha

Sabtu, 21 Februari 2026 | 02:06

PBNU dan Majelis Alumni IPNU Peroleh Wakaf Alquran di Bulan Ramadan

Sabtu, 21 Februari 2026 | 01:45

Kejagung Tegaskan Hukuman Mati ABK di Kasus Narkoba sesuai Fakta Hukum

Sabtu, 21 Februari 2026 | 01:30

Mantan Danyon Sat 71.2 Kopassus Jabat Dandim 0509 Kabupaten Bekasi

Sabtu, 21 Februari 2026 | 01:15

KPK Bakal Kulik Dugaan Aliran Uang Suap Importasi ke Dirjen Bea Cukai

Sabtu, 21 Februari 2026 | 01:00

Selengkapnya