Berita

Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka/RMOL

Politik

Kesuksesan Gibran di Solo Perlu Keberlanjutan

SENIN, 05 AGUSTUS 2024 | 21:50 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Kemajuan Kota Solo yang dipimpin Gibran Rakabuming Raka perlu dilanjutkan oleh figur yang tepat.

Direktur Eksekutif Indo Barometer M. Qodari mengatakan Solo saat ini menjadi kota maju dan hebat.

Qodari menyebut dua alasan kenapa pembangunan di Kota Solo harus dilanjutkan. Pertama, demi menjaga estafet pembangunan yang telah dilakukan Presiden Jokowi dan Gibran Rakabuming Raka.


“Solo ini kan di era Pak Jokowi dan Mas Gibran sudah sangat maju, saya sendiri kemarin keliling kedua programnya Mas Gibran. Pertama ke Pasar Jongke, pasar penampilan sangat bagus kayak mall dan di dalamnya pedagang ditata dengan sangat rapi, dengan sangat baik," ujar Qodari dalam keterangan yang diterima redaksi, Senin (5/8). 

"Kemudian kedua, saya ke Taman Balekambang itu juga bagus sekali mengingatkan saya kepada Taman Botanica di Singapura,” tambahnya

Lanjut Qodari, revitalisasi Pasar Jongke dan Taman Balekambang merupakan bagian dari 17 program prioritas pembangunan Kota Solo yang harus dijaga dan harus dilanjutkan oleh walikota pengganti Gibran agar kemajuan Kota Solo tidak berhenti.

“Saya kira dari 17 program prioritas Mas Gibran, kalau tidak salah itu mayoritas sudah dilaksanakan walaupun masih belum 5 tahun tetapi mayoritas sudah dilaksanakan,” ucapnya.

“Nah tinggal beberapa yang belum dilaksanakan ini harus dilanjutkan. Jadi isu keberlanjutan atau estafet program dan kepemimpinan itu sesuatu yang sangat penting untuk dilaksanakan di Kota Solo supaya kemajuan yang sudah ada ini bisa berlanjut,” imbuhnya.

Alasan kedua, Qodari menuturkan supaya kemajuan yang sudah dirintis oleh Presiden Jokowi maupun Gibran semasa menjadi walikota bisa tetap terjaga kualitasnya dan bisa merawatnya dengan baik.

“Yang tidak kalah pentingnya adalah bagaimana program-program yang sudah begitu bagus sudah diresmikan dapat dipertahankan kualitasnya harus dirawat. Saya kemarin misalnya ke taman Balekambang, itu ternyata di musala airnya mati padahal baru diresmikan kemudian toiletnya juga airnya kecil,” tuturnya.

“Nah yang kayak gini kan tantangan bangsa kita, terutama masyarakat Solo dan pemerintahan di Solo untuk terus melanjutkan. Jadi singkatnya apa yang sudah dilakukan oleh Pak Jokowi Mas Gibran itu harus dilanjutkan,” tegas Qodari.

Diketahui, sejumlah program pembangunan di Solo dinilai lancar dan lebih baik setelah Gibran menjabat.

Terdapat 17 program prioritas pembangunan Kota Solo. Di antaranya adalah pembangunan Masjid Raya Sheikh Zayed, pembangun Islamic Center, revitalisasi Solo Technopark, Elevated Rail Simpang Tujuh Joglo.

Kemudian revitalisasi Ngarsapura dan Koridor Gatot Subroto (Gatsu), revitalisasi Solo Safari, pembangunan Selter Manahan, revitalisasi Lokananta, revitalisasi Taman Balekambang, revitalisasi Sri Kayu Gilingan, revitalisasi Pasar Jongke, revitalisasi Pura Mangkunegaran, pembangunan Museum Budaya, Sains, dan Teknologi.

Pembangunan lainnya juga ditujukan untuk PLTSA Putri Cempo, revitalisasi Gor Indoor Manahan, penataan kawasan Kumuh Semanggi-Mojo, dan revitalisasi kawasan Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat (Keraton Solo).

Dari 17 prioritas pembangunan tersebut, ada proyek yang masih belum rampung hingga saat ini. Yakni pembangunan Islamic Center di Masjid Sheikh Zayed, revitalisasi kawasan Keraton Solo, pembangunan PLTSA Putri Cempo yang baru terbakar.

Kemudian revitalisasi Gor Indoor Manahan, pembangunan Museum Budaya, Sains, dan Teknologi, revitalisasi Pasar Jongke, revitalisasi Solo Safari tahap dua, dan Elevated Rail Simpang Tujuh Joglo.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Menteri P2MI Didesak Terbitkan Aturan Transisi SIUKAK-SIP3MI

Selasa, 29 September 2026 | 03:59

Ombudsman Diminta Tindaklanjuti Secara Terbuka Temuan di Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 03:43

KPK Diminta Periksa Petinggi Summarecon Terkait Aliran Uang ke Pejabat

Selasa, 29 September 2026 | 03:23

28.620 Manajer KDKMP Terima SK, Penempatan Diserahkan ke Agrinas

Selasa, 29 September 2026 | 02:55

Dunia Butuh Penguatan Multilateralisme di Tengah Geopolitik yang Tak Pasti

Selasa, 29 September 2026 | 02:25

PHE Ajak Mahasiswa Kenali Industri Hulu Migas Lewat Upstream Youth Champs 2026

Selasa, 29 September 2026 | 01:56

Polisi Pastikan Bupati Gowa Sitti Husniah Dicekal ke Luar Negeri

Selasa, 29 September 2026 | 01:26

Menhan Sjafrie Serahkan 12 Ranpur Amfibi AAV M-35 Buatan AS ke Marinir

Selasa, 29 September 2026 | 00:47

BEI Buka Short Selling Mulai 1 Oktober, Begini Cara Kerja dan Risikonya

Selasa, 29 September 2026 | 00:20

KPK Diminta Tidak Tebang Pilih Usut Kasus Korupsi Kementerian ATR/BPN

Senin, 28 September 2026 | 23:48

Selengkapnya