Berita

Rais Syuriyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Muhammad Cholil Nafis/RMOL

Politik

Sekjen PKB Tak Penuhi Undangan PBNU

SENIN, 05 AGUSTUS 2024 | 15:40 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Sekretaris Jenderal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Hasanuddin Wahid, tidak memenuhi undangan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).

Hasanuddin diundang ke kantor PBNU di Jalan Kramat Raya, Menteng, Jakarta Pusat, untuk dimintai klarifikasi terkait hubungan antara NU dan PKB yang panas belakangan ini. 

"Kami menyampaikan bahwa hari ini kami sudah mengundang Sekjen aktif PKB, tetapi beliau tidak datang," kata Rais Syuriyah PBNU, KH Muhammad Cholil Nafis, Senin (5/8).


Cholil Nafis menjelaskan, PBNU sebelumnya sudah mengirim undangan ke Sekjen PKB yang ditandatangani Wakil Ketua Umum Amin Said Husni dan Wasekjen Imran Rosyadi.

Berdasarkan undangan, pertemuan antara PBNU dan PKB seharusnya berlangsung pukul 12.30 WIB di ruang rapat PBNU lantai 5.

"Kami tunggu sampai dua jam tadi dari jam 12.30 WIB sampai jam 14.30 WIB belum datang, maka saya akan pergi mengerjakan pekerjaan yang lain. Karena harus bagi waktu dengan pekerjaan lain," tutur Cholil Nafis.

Maka dari itu, PBNU akan menjadwalkan ulang pertemuan tersebut dan akan mengundang tokoh-tokoh lainnya yang dianggap mempunyai informasi soal hubungan PKB dan NU.

"Kita akan bicarakan di internal panel siapa yang akan dipanggil berikutnya, tetapi memang sudah kita inventaris beberapa nama, tinggal siapa yang lebih dulu kita undang ke sini," paparnya. 

"Kita enggak manggil ya, kita mengundang, kita silaturahmi," tegas Cholil Nafis.

Ketegangan antara NU dan PKB belakangan mencuat menyusul wacana PBNU yang ingin merebut kembali partai yang dipimpin Muhaimin Iskandar. PBNU menganggap sebagai pemilik sah PKB.

Untuk memuluskan rencana tersebut, PBNU membentuk tim lima atau panitia khusus (pansus) demi mengembalikan PKB ke NU.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

8.620 Hektare Lahan Kalsel Terbakar, Pemadaman Terganjal Krisis Air

Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:24

BRImo Taiwan Manjakan Diaspora dan PMI Kelola Keuangan

Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:15

Temuan Bibit Sawit Bongkar Motif Karhutla Bukan Semata karena El Nino

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:52

ISPA dan Rabies Mulai Mengancam Ribuan Pengungsi Gempa NTT

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:39

Tolak Demo Berbau Provokasi di DPR, Jaga Jakarta!

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:23

Magang Pengurus KDKMP Replikasi Model Bisnis Berbasis Potensi Desa

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:12

Masa Iddah Politik Calon Ketum PBNU: Bolehkah Perkum Menambah Syarat?

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:06

Menuju Muktamar NU, Nahdliyin Berharap Sejarah 2015 Tak Terulang

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:31

Gebu Minang-Hanura Terbangkan 3,6 Ton Rendang Buat Korban Gempa NTT

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:28

Obligasi Sosial Berkelanjutan BRI Raih IDX Channel Anugerah ESG 2026

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:16

Selengkapnya