Berita

Ketua PBNU Yahya Cholil Staquf alias Gus Yahya turut didampingi Duta Besar Palestina untuk Indonesia, Zuhair Al-Shun/RMOL

Politik

PBNU Serukan Setop Pembunuhan di Palestina

SENIN, 05 AGUSTUS 2024 | 14:25 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menggelar jumpa pers mengenai situasi terkini di Palestina di markas PBNU, Jalan Kramat Raya, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (5/8).

Dalam kesempatan ini, Ketua PBNU Yahya Cholil Staquf alias Gus Yahya turut didampingi Duta Besar Palestina untuk Indonesia, Zuhair Al-Shun.

"Kami menyerukan dihentikannya pembunuhan dan kekerasan sekarang juga. Sesegera mungkin," kata Gus Yahya. 


Ia menegaskan pentingnya langkah-langkah politik internasional yang melibatkan pemerintah negara Palestina di bawah kepemimpinan Presiden Mahmoud Abbas.

PBNU pun akan menjalankan program yang bertujuan untuk membantu pemerintah Palestina dalam menyampaikan suara mereka kepada masyarakat dunia. 

Salah satunya lewat editorial meeting bersama Penasihat Presiden Palestina untuk masalah agama dan Hakim Agung Palestina, Mahmoud Al Habbash.

"Mudah-mudahan dengan program ini, nanti akan ada tindak lanjut yang lebih intensif dan menentukan tentang langkah-langkah yang akan diambil dalam rangka memperjuangkan nasib dan masa depan rakyat Palestina," tambah Gus Yahya.

Dengan berbagai langkah ini, PBNU berharap dapat berkontribusi dalam menyelesaikan konflik di Palestina dan memastikan masa depan yang lebih baik bagi rakyat Palestina terbebas dari penjajahan Israel.

"Pada hari Kamis, insya Allah, kita akan mengadakan editorial meeting bersama para pemimpin redaksi dari semua media, termasuk media asing," tandasnya.


Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Bahaya Tersembunyi Kerikil di Ban Mobil dan Cara Mengatasinya

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:15

PKS: Pemerintah harus Segera Tetapkan Aturan Pembatasan BBM Bersubsidi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:14

Mengupas Bahaya Air Keras Menyusul Kasus Penyerangan Aktivis KontraS di Jakarta

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:52

Kemenhaj Tegaskan Komitmen Haji Inklusif bagi Lansia dan Disabilitas

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:47

Qatar Kutuk Serangan Brutal Israel di Lebanon

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Tembus 103 Dolar AS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:10

AS Kirim Ribuan Marinir ke Timur Tengah, Iran Terancam Invasi Darat

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:41

Wall Street Rontok Menatap Kemungkinan Inflasi Global

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:23

Transformasi Kinerja BUKA: Dari Rugi Menjadi Laba Rp3,14 Triliun di 2025

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:08

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Selengkapnya