Berita

Ketua DPD PKS Kabupaten Bandung Barat (KBB) Acep Hud Syalahudin/Ist

Politik

PILKADA BANDUNG BARAT 2024

PKS Buka Peluang Duet Didik-Gilang Dirga

MINGGU, 04 AGUSTUS 2024 | 11:15 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

.PKS Kabupaten Bandung Barat (KBB) membuka peluang menduetkan Didik Agus Triwiyono dengan Gilang Dirga yang diusung Partai Demokrat maju Pilkada Kabupaten Bandung Barat (KBB) 2024. 

Hal tersebut tentunya berdampak terhadap koalisi yang sudah terbangun antara PKS, Partai Demokrat, dan PDIP.

Pasalnya, PDIP sendiri memiliki calonnya sendiri yakni, Hengky Kurniawan dan Pamriadi. 


Kendati demikian, PKS berkomitmen koalisi bisa dilanjutkan ke koalisi kelembagaan di DPRD KBB periode politik 2024-2029.

Ketua DPD PKS KBB, Acep Hud Syalahudin mengatakan, seiring dengan rekomendasi Partai Demokrat, sehingga melihat perkembangan hingga saat ini, PKS tinggal kesiapan untuk melengkapi kebutuhan lainnya supaya bisa mendaftarkan pasangan calon Didik Agus Triwiyono dan Gilang Dirga ke KPU KBB.

"Hanya kita kan sudah dengan PDIP dan Demokrat, tetap kita harus mengomunikasikan," kata Kang Acep saat dihubungi Kantor Berita RMOLJabar, Sabtu, (3/8).

Mengenai PDIP yang memiliki calonnya sendiri untuk Balon Bupati Bandung Barat, dia menyatakan bahwa PKS berkomitmen koalisi antara PKS, Partai Demokrat, dan  dan PDIP bisa berlanjut ke koalisi kelembagaan di DPRD KBB.

"Walaupun tidak terjadi (dalam koalisi untuk Pilkada Bandung Barat)," kata Kang Acep.

Kang Acep melanjutkan, Gilang Dirga secara usia masih  34 tahun, sementara pemilih di KBB hampir 57 persen berasal dari kalangan milenial dan Gen Z.

"Jadi saya pikir dengan Gilang Dirga bisa dicalonkan itu, apalagi latar belakang beliau dari kalangan artis akan mudah memahami konstituennya di kalangan muda dengan ceruk-ceruknya itu," kata Kang Acep.


Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya