Berita

Sekretaris Jenderal Partai Amanat Nasional (PAN) Eddy Soeparno/RMOL

Politik

Sekjen PAN: Tidak Ada Kata Iseng untuk Judi Online

SABTU, 03 AGUSTUS 2024 | 18:38 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Tidak ada alasan apapun untuk mewajarkan praktik judi baik online maupun secara langsung, apalagi dilakukan saat mengisi waktu atau bisa disebut sebatas iseng.

Begitu dikatakan Sekretaris Jenderal Partai Amanat Nasional (PAN) Eddy Soeparno menyikapi puluhan pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang diduga bermain judi online.

"Yang namanya judi itu, apakah judi online dan lain-lain, itu enggak ada kata iseng. Apalagi kalau sudah berkelanjutan," kata Eddy di Hotel Sultan, Jakarta Pusat, pada Sabtu petang (3/8).


Dari pada iseng mengisi waktu dengan judi online, Eddy menyatakan bila pegawai KPK dan masyarakat turut mensosialisasi bahaya judi online.

Sebab, dampak dari judi online sangat berbahaya bagi kehidupan masyarakat terutama dalam keluarga.

"Diberikan sosialisasi secara umum kepada masyarakat bahwa judi itu mudharatnya jauh lebih besar daripada manfaatnya," kata Eddy.

Sebelumnya, Wakil Ketua KPK Alexander Marwata meminta tak perlu membesar-besarkan praktik judi online yang dilakukan puluhan pegawai KPK. Sebab, nilai transaksi judi online para pegawai lembaga antirasuah tersebut terbilang kecil.

Alex bahkan menyebut, praktik judi online 60 pegawai KPK dilakukan hanya sebatas iseng.

"Sama (seperti) yang sebelumnya, kebanyakan pegawai iseng mengisi waktu. Nilainya sebagian besar puluhan ribu sampai beberapa ratusan ribu. Ada juga yang beberapa juta," kata Alex, Jumat (2/8).

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya