Berita

Tujuh pimpinan Komisi Pemilihan Umum (KPU) ketika menanggapi pertanyaan wartawan sebelum Hasyim Asyari (tengah) dipecat dari jabatan Ketua dan Anggota KPU periode 2022-2027 oleh DKPP/RMOL

Politik

KPU Masih di Balik Bayang-bayang Hasyim Asyari?

JUMAT, 02 AGUSTUS 2024 | 12:55 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Profesionalisme dan integritas Komisi Pemilihan Umum (KPU) masih dinilai semu oleh publik, terutama pascapemecatan Hasyim Asyari sebagai Ketua sekaligus Anggota KPU periode 2022-2027.

Dosen Ilmu Pemerintahan Universitas Pamulang (Unpam), Efriza mengamati, wajah KPU seperti masih dalam bayang-bayang Hasyim Asyari, meskipun Mochammad Afifuddin sudah ditetapkan sebagai Ketua KPU definitif. 

"Setelah Hasyim dipecat DKPP, selayaknya KPU merespons kekhawatiran publik bahwa Hasyim masih bersinergi secara tidak langsung dengan enam orang anggota KPU tersisa," ujar Efriza kepada RMOL, Jumat (2/8). 


Dalam pandangan Efriza, pascapemecatan Hasyim akibat skandal mesum kepada seorang perempuan Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN), muncul banyak catatan dari berbagai pihak termasuk pemangku pembuat Undang-undang seperti Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). 

Efriza menyebutkan, temuan DPR mengenai buruknya tata kelola keuangan KPU yang disinyalir juga digunakan untuk kepentingan pribadi para komisioner, misalnya penyediaan mobil dinas mewah hingga 3 unit, penggunaan pesawat jet, hingga penyediaan layanan hiburan malam, adalah bentuk penyimpangan dalam pengelolaan anggaran negara. 

Oleh karena itu, pengamat politik Citra Institute tersebut berpendapat, seharusnya KPU bekerja maksimal memperbaiki citra buruk yang muncul selama ini, terutama ketika kelembagaan dipimpin oleh Hasyim Asyari. 

Karena, Efriza meyakini, bukan tidak mungkin akan muncul persepsi di publik soal kendali Hasyim Asyari belum terlepas. Ditambah keterkaitannya dengan kepentingan elite politik untuk suksesi pemilihan kepala daerah (Pilkada) Serentak 2024 yang mulai berjalan tahapannya sekarang ini. 

"Karenanya, mekanisme yang terbaik setelah wajah institusi KPU buruk muka dan buruk kinerja di era Hasyim ini, adalah para komisioner bersifat terbuka, transparan, banyak mengkomunikasikan kerja yang dilakukannya kepada publik, agar publik kembali mempercayai institusi KPU," tuturnya. 

"Dengan melakukan kerja yang cenderung diam, tanpa banyak berkomunikasi bukan malah membuat wajah institusi KPU semakin dipercaya publik. Malah dapat menggiring opini liar negatif publik terhadap kinerja KPU saat ini, seperti bagaimana pengaruh dan peran Hasyim langsung dan tak langsung pascadipecat, dan juga gangguan yang dihadirkan pemerintah seperti apa respons profesionalitas dari para anggota KPU yang tersisa," tandasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Dudung Resmi Jabat Menko Polkam, Geser Djamari Chaniago

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:23

Pelantikan Suyudi Momentum Perkuat Profesionalisme Polri

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:20

Kuseryansyah Perlu Jelaskan Absen di Kejagung Terkait Kasus PT Crowde

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:19

Profil Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru Pengganti Listyo Sigit

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:18

Harta Menko PMK Sugiono Tembus Rp13,15 Miliar

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:10

Prabowo Lantik Dua Wamenkeu Baru untuk Bantu Suahasil

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:08

7 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo-Gibran, Ini Daftarnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Inflasi Tahunan September 2026 Capai 3,28 Persen, Ini Biang Keroknya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Utang BLBI Lunas, Hak Tagih Negara Rp 110 Triliun Belum Tuntas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:50

Pulung Agustanto: Pendidikan dan Dunia Usaha Harus Berjalan Seiring

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:46

Selengkapnya