Berita

Poster Petinggi Hamas, Ismail Haniyeh/CBC

Dunia

Delegasi Fatah Bakal Hadiri Pemakaman Haniyeh di Qatar

KAMIS, 01 AGUSTUS 2024 | 14:41 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Jenazah Ketua Biro Politik Hamas, Ismail Haniyeh yang terbunuh dalam sebuah serangan di Teheran, akan dimakamkan di Doha, Qatar pada Jumat (2/8).

Faksi Palestina yang kerap berseteru dengan Hamas, yakni Fatah mengatakan akan mengirim delegasi mereka untuk mengikuti upacara pemakaman Haniyeh.

Dalam sebuah pernyataan pada Kamis (1/8), dikatakan bahwa Wakil Ketua Fatah, Mahmoud Al-Aloul, dan Sekretaris komite pusatnya, Jibril Rajoub, keduanya akan menghadiri upacara tersebut.


"Delegasi dari faksi Palestina Fatah akan mengambil bagian dalam pemakaman kepala Hamas Ismail Haniyeh di Qatar pada Jumat (2/8)," ungkap Fatah, seperti dimuat Middle East Monitor.

Presiden Otoritas Palestina Mahmoud Abbas, menggambarkan Haniyeh sebagai pemimpin besar dan serangan yang menimpanya merupakan tindakan pengecut.

Dalam sebuah pernyataan resmi pada Rabu (31/7), Hamas mengatakan Haniyeh tewas di kedimannya di Teheran tak lama setelah menghadiri pelantikan  presiden terplih Iran Masoud Pezeshkian.

Hamas menyebut Israel sebagai pihak yang bertanggung jawab atas kematian Haniyeh.

"Saudara pemimpin, syahid, Mujahid Ismail Haniyeh, meninggal akibat serangan berbahaya Zionis di kediamannya di Teheran, setelah berpartisipasi dalam upacara pelantikan presiden baru Iran," ungkap Hamas di Telegram.

Perburuan terhadap pimpinan Hamas telah berlangsung selama berbulan-bulan, dan pada bulan April, tiga putra Haniyeh tewas dalam serangan udara Israel di Jalur Gaza.

Kepala badan intelijen Mossad Israel bersumpah akan membunuh Haniyeh setelah serangan teroris Hamas pada 7 Oktober menewaskan 1.200 orang dan mengakibatkan penculikan 250 orang.

Namun hingga kini Israel enggan memberikan komentar terkait kematian Haniyeh di Iran.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Golkar: Putusan MK soal Gibran jadi Pukulan Telak

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 12:00

UPDATE

Wajib Halal Oktober 2026, Kesiapan UMKM dan Literasi Konsumen Jadi Tantangan

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:19

BBCA Pimpin Transaksi Saham, Nilainya Tembus Rp353 Miliar saat IHSG Menguat

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:06

Tiru LPDP, Pemprov DKI Siapkan Beasiswa Luar Negeri

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:01

SBY Bercanda soal Batuk Prabowo dan Nasib Rupiah

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:54

CUAN Ramai Diperdagangkan, Nilai Transaksi Tembus Rp196 Miliar

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:47

Ketika Pelaku Tidak Ditemukan, Bagaimana Nasib Barang Bukti yang Disita?

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:42

IPC TPK Buka Direct Call Penghubung RI-Tiongkok-Thailand

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:41

Saat Karhutla Membara, Mereka Malah Korupsi

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:25

56 Tahun INACA dan Misi Historis Penerbangan Indonesia

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:15

BNPB: Penanggulangan Bencana Tak Terpengaruh OTT KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:15

Selengkapnya