Berita

Aneuk Muda Aceh Unggul Hebat (Amanah) fasilitasi penyandang disabilitas menguasai produk kopi khas Aceh/Ist

Nusantara

Teman Tuli Aceh Pelajari Manual Brew Kopi di Talent Class Amanah

KAMIS, 01 AGUSTUS 2024 | 09:55 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Aneuk Muda Aceh Unggul Hebat (Amanah) fasilitasi penyandang disabilitas menguasai produk kopi khas Aceh. Materi itu turut disampaikan dalam pelatihan pramusaji bersama teman-teman tuli.

Talent class yang digelar Amanah bersama Balai Pelatihan Vokasi Produktivitas (BPVP) Banda Aceh itu sudah berlangsung sejak Senin (29/7). Sebanyak 20 peserta konsisten mengikuti kegiatan hingga rangkaian hari ketiga.

"Mulai dari awal, kegiatannya kita memperkenalkan kopi terutama kopi gayo,” kata instruktur Talent Class, Ken Munthe dalam keterangan tertulis, Kamis (1/8).


Dikatakan Ken, peserta dinilai perlu mengetahui produk olahan kopi agar menjadi waiter-waitress yang lebih baik. Pengetahuan tersebut berguna untuk disampaikan kepada pengunjung cafe atau restoran tempat mereka bekerja nanti.

"Tadi, aku menjelaskan ke teman-teman tuli itu mulai dari proses penanaman, siapa petaninya, bagaimana kerja petaninya terus lanjut ke tahap pasca panen. Bagaimana proses pasca panennya dan lanjut ke cara penyajiannya," tuturnya.

Setelah diterangkan semua hal yang berkaitan dengan kopi, dia pun mengajarkan cara menyeduh kopi menggunakan teknik manual brew.

Menurutnya, para peserta langsung menguasai materi tersebut meskipun baru pertama kali mencobanya.

Bahkan, Ken tak menyangka ada peserta yang sudah bisa membuat seduhan kopi dengan hasil yang sangat baik. Oleh karena itu, mereka juga tidak hanya punya kemampuan menjadi pramusaji tapi juga berpotensi sebagai barista.

“(Kopi) hasil mereka seduh kalau menurut aku pribadi enak-enak, semuanya enak. Kalau (dinilai dari) 1-10, di angka 9,5 lah. Mereka punya potensi di dunia kerja barista, terutama di manual brew,” pungkasnya.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Investor Diminta Wait and See, Pengamat Prediksi Banyak yang Ditangkap Imbas MSCI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:30

Serangan Houthi Ganggu Ajang Olahraga Saudi, Piala Asia Tetap Sesuai Jadwal

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:14

Putusan MK soal UU Peradilan Militer Momentum Akhiri Impunitas

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:06

Komisi III DPR Desak Pelaku Korupsi Dana Bencana Dihukum Maksimal!

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:46

Daftar Negara Masuk Standalone Market MSCI, Ada 12 Negara

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:34

Dihantam Ancaman MSCI, IHSG Terancam Anjlok ke 4.700 Pekan Depan

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:24

Minyak Dunia Tembus 110 Dolar AS

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:07

Profil Hamenang Wajar Ismoyo, Bupati Klaten Tersangka Kasus Suap Audit BPK

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 10:53

Karhutla Meluas, Legislator Golkar Desak Evaluasi Pencegahan dan Penegakan Hukum

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 10:52

BMKG Deteksi Sebaran Asap Karhutla hingga Jakarta dan Papua

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 10:39

Selengkapnya