Berita

Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali menerima kunjungan Panglima Armada Ketujuh Angkatan Laut Amerika Serikat, Vice Admiral Fred Kacher di Admiral Room diGedung Utama Mabes AL, Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (31/7)/Ist

Pertahanan

Temui KSAL, Panglima Armada Ketujuh US Navy Bahas Sejumlah Kerja Sama

RABU, 31 JULI 2024 | 15:35 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali didampingi Wakasal Laksamana Madya TNI Erwin S. Aldedharma menerima kunjungan Panglima Armada Ketujuh, Angkatan Laut Amerika Serikat, Vice Admiral Fred Kacher di Admiral Room, Gedung Utama Mabes AL, Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (31/7). 

Kedua pimpinan Angkatan Laut ini membahas sejumlah kerja sama dalam bidang keamanan dan komunikasi, operasi dan latihan. 

Tidak hanya itu, kedua petinggi Angkatan Laut ini juga membicarakan soal logistik, legal, medical, pembinaan mental, kapal selam, penerbangan, penyelaman, serta pendidikan. 


Di hadapan Kacher, Laksamana Ali menjelaskan bahwa TNI AL saat ini telah berpartisipasi dalam kegiatan Latma Multilateral Rim of The Pacific (Rimpac) 2024 di Hawaii, Amerika Serikat dengan mengirimkan KRI R.E. Martadinata-331 pada tanggal 24 Juli sampai 30 Juli 2024. 

Selanjutnya TNI AL akan melaksanakan Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Super Garuda Shield (SGS) 2024 yang diselenggarakan di Banyuwangi, Jawa Timur pada medio Bulan Agustus sampai dengan September. 

Lalu, latihan Bersama Multilateral Southeast Asia Cooperation and Training (SEACAT) 2024 yang akan diselenggarakan di Singapura pada medio Bulan Agustus. 

Terakhir, TNI AL mengundang kembali Angkatan Laut Amerika Serikat untuk ikut serta dalam kegiatan MNEK ke-5, IFR, dan IMSS ke-6 yang akan diselenggarakan di Bali tahun 2025 mendatang. 

“Saya berharap hubungan TNI Angkatan Laut dengan Angkatan Laut Amerika Serikat dapat terus ditingkatkan dan berharap dari pertemuan ini dapat bermanfaat bagi kita semua serta generasi yang akan datang," kata Ali.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya