Berita

Tangkapan layar Syahganda Nainggolan sebut Pangeran MBZ sakit hati ke Jokowi/Repro

Bisnis

Pangeran MBZ Dinilai Bakalan Ogah Investasi di IKN

SELASA, 30 JULI 2024 | 16:26 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Presiden Joko Widodo menemui presiden Uni Emirat Arab Pangeran Mohamed Bin Zayed (MBZ) untuk melobi investasi di Ibukota Nusantara (IKN). Namun, belum ada tanda-tanda Pangeran MBZ bakal menanamkan uangnya di sana.

Menurut pendiri lembaga kajian publik Sabang-Merauke Circle, Syahganda Nainggolan, Pangeran MBZ ogah investasi di IKN lantaran sakit hati tol layang yang menggunakan namanya terindikasi dugaan korupsi.

“Tentu saja, saya yakin bahwa Pangeran MBZ itu sudah melihat nama dia terkait dengan kasus korupsi jalan tol layang MBZ, sebenarnya itu kan memalukan,” kata Syahganda dikutip dari kanal Youtube Metro TV, News Maker bertemakan Detik-Derik Pindah Ibukota, Jokowi Temui MBZ Lagi, Selasa (30/7).


Syahganda mengatakan Jokowi telah mempermalukan Pangeran MBZ di hadapan warga Indonesia, padahal Pangeran MBZ telah melakukan hal baik ke Indonesia dengan membuatkan masjid di Solo dan juga tol layang. 

“Tapi kemudian ada kasus korupsi, itu kan kalau kasus korupsi kalau di sidang pasti ada nama pangeran MBZ-nya. Jadi sebetulnya itu suatu luka,” jelasnya.

Dia mengatakan Presiden Joko Widodo seharusnya sensitif dengan isu tersebut dan meminta maaf kepada Pangeran MBZ, lantaran sudah mengkorupsi proyek tol layang MBZ. 

“Kalau setahun, 2 tahun, 3 tahun ke depan jalan layang itu ambruk, maka negara kita akan sangat malu kepada Pangeran MBZ, maka dari itu Pangeran MBZ tidak mau melakukan bantuan apapun terkait isunya Pak Jokowi minta bantuan untuk IKN itu,” tutupnya.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Direksi BUMN Butuh Kepastian Hukum, Bukan Kekebalan

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:59

Menkop dan Wantimpres Rocky Gerung Hadiri Pra Kongres Syarikat Islam ke-42

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:50

Kakak Kandung Ridwan Kamil Dicecar KPK soal Kasus Korupsi bjb

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:46

IHSG Menguat 1,36 Persen, Rupiah Masih Dibayangi Konflik Timur Tengah

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:38

Legislator PDIP Ungkap Sejumlah Isu yang Dibahas dalam Revisi UU Pemilu

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:21

BOP Pantura Bentukan Prabowo untuk Jaga Kawasan Pesisir

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:04

Perampasan Aset Tanpa Pemidanaan Rentan Disalahgunakan

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:56

Warek Unsoed Dicecar KPK soal Mekanisme PMB Jalur Mandiri

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:37

Fitch Pertahankan Rating Tertinggi BTN, Peran di Program 3 Juta Rumah jadi Kunci

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:35

GWS Dorong UMKM jadi Ruang Perempuan Perkuat Peran Ekonomi

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:25

Selengkapnya