Berita

Presiden Joko Widodo membawa rombongan influencer ke IKN Nusantara/Net

Politik

Influencer Tidak Mungkin Bisa Tarik Investor Asing, Jokowi hanya Buang Waktu dan Uang

SELASA, 30 JULI 2024 | 07:43 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Presiden Joko Widodo (Jokowi) dianggap hanya buang-buang waktu dan uang negara karena influencer tidak mungkin dapat menarik investor asing untuk berinvestasi dalam proyek Ibukota Negara (IKN) Nusantara, di Kalimantan Timur (Kaltim).

Begitu yang disampaikan Direktur Pusat Riset Politik, Hukum dan Kebijakan Indonesia (PRPHKI), Saiful Anam, merespon soal Presiden Jokowi yang membawa rombongan influencer ke IKN.

"Yang diajak itu kan influencer lokal, bagaimana mau menjual ke dunia internasional? Jokowi salah sasaran dalam hal ini. Mereka juga tidak mungkin gratis, pasti berbayar," kata Saiful kepada RMOL, Selasa (30/7).


Menurut Saiful, tidak mungkin influencer dapat menarik investor asing untuk berinvestasi di IKN karena influencer dampaknya hanya kepada sebagian rakyat Indonesia. 

Bahkan, hal itu juga kurang baik dengan memanfaatkan influencer untuk mempromosikan bangunan kenegaraan, karena terkesan main-main dan tidak serius.

"Jadi yang dilakukan oleh Jokowi hanya buang-buang waktu dan uang. Mestinya jika ingin menarik investor, Jokowi misalnya ajak kepala-kepala negara ke IKN, atau misalnya ajak pengusaha internasional ke IKN, bukan influencer," pungkas Saiful.

Populer

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

DPR Minta Pemerintah Perkuat Insfrastruktur Kesehatan

Senin, 26 Oktober 2026 | 16:28

Obligasi Global Perdana Danantara Laris

Senin, 26 Oktober 2026 | 16:13

Legislator PDIP Ini Janji Perjuangkan Alsintan

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:57

Pengurangan Angka Pelanggaran Jadi Indikator Keberhasilan Operasi Patuh Jaya 2026

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:44

KNMP Potensi Menjawab Kebutuhan Nelayan Kecil

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:30

Sinopsis dan Kisah Kelam Clayface, Musuh Ikonik Batman

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:19

Pemakzulan Gibran Harus Lewat Jalur Konstitusi, Bukan cuma Tekanan Politik

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:15

Jelang Pemilu, Oposisi Israel Klaim Netanyahu Tak Layak Pimpin Negara

Senin, 26 Oktober 2026 | 14:58

Pemerintah Siapkan Skema Baru Pengadaan Energi, Negara Bakal Deal Langsung dengan Pemasok

Senin, 26 Oktober 2026 | 14:57

KPU Perlu Fokus Benahi Pemilu 2029

Senin, 26 Oktober 2026 | 14:53

Selengkapnya