Berita

Presiden Joko Widodo bersama Ketua Umum PSI, Kaesang Pangarep/Instagram PSI

Politik

Didukung Jokowi, Kaesang Kok Tidak Berani jadi Cagub Jakarta?

SENIN, 29 JULI 2024 | 16:59 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep berpeluang besar untuk menjadi kontestan di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024. 

Bahkan, putra bungsu Presiden Joko Widodo itu seharusnya berani mempertimbangan untuk maju sebagai calon gubernur, bukan sekadar calon wakil gubernur.

"Enggak ketemu alasannya kenapa dia (Kaesang) maju sebagai calon wakil gubernur kalau bisa jadi (calon) gubernur?" kata pengamat politik Hendri Satrio, kepada RMOL, Senin (29/7).


Sosok yang akrab disapa Hensat itu juga mempertanyakan asumsi Kaesang memilih Jawa Tengah sebagai daerah pencalonan, padahal Jakarta menawarkan peluang yang lebih menarik.

"Saya juga tidak ketemu alasannya kenapa dia harus di Jawa Tengah kalau dia bisa di Jakarta?" Hensat kembali bertanya.

Menurut Hensat, dengan karpet merah yang sudah terbentang dan dukungan penuh dari Presiden Jokowi, Kaesang memiliki semua modal yang dibutuhkan untuk maju sebagai calon gubernur di wilayah manapun, termasuk Jakarta.

"Jadi dengan kekuatan yang dimiliki, dia bisa milih tuh," tandas pendiri Lembaga Survei KedaiKOPI itu.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Penyerahan Aset Hasil Kejahatan ke Negara jadi Benchmark Baru Penegakan Hukum

Rabu, 07 Oktober 2026 | 22:12

Polda Kalteng Berjibaku Lakukan Pembasahan di Area Titik Panas

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:59

Mazhab Tebet dan Pokok-pokok Pikiran Ekonomi Heterodoks

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:51

Peringati Hari Tani, PalmCo Dorong Kemandirian KUD Melalui Tata Kelola Sawit Berkelanjutan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:44

Melihat Sahara dari Denyut Pembangunan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:27

3.474 Napi Pindah ke Nusakambangan, 115 dari Rutan Depok

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:04

Bos Danantara Ungkap Hilirisasi Dongkrak Ekspor Nikel RI 10 Kali Lipat

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:55

KPK Geledah Dinkes Pemkot Madiun, Sita Dokumen hingga Uang Tunai

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:32

Titiek Soeharto Diminta Turun Gunung Pimpin FKPPI

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:25

RUU Migas dan BUK Migas Harus Menyalakan Kembali Mesin Eksplorasi Indonesia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:01

Selengkapnya