Berita

Kawasan PT BCMG Tani Berkah di Desa Banyu Wangi, Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor/Ist

Presisi

Polisi Selidiki Insiden Letusan di Desa Banyu Wangi

SENIN, 29 JULI 2024 | 12:43 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Sebuah insiden yang diduga letusan senjata api terjadi di area PT BCMG Tani Berkah di Desa Banyu Wangi, Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor, pada Sabtu (27/7) sekitar pukul 15.30 WIB.

Menurut petugas keamanan setempat, Jamaluddin, awal mula terjadinya letusan tersebut saat sebuah mobil berwarna hitam mendatangi pintu gerbang PT BCMG Tani Berkah.

Lima orang tak dikenal kemudian menghampiri pihak keamanan yang sedang berjaga. Orang-orang tersebut memaksa ingin masuk ke dalam area PT BCMG Tani Berkah.


"Mereka memaksa masuk, saya bilang apakah ada surat. Tapi mereka nggak ada. Mereka cuma bilang 'Saya dari pihak sebelah'," kata Jamal menirukan ucapan orang tersebut yang dikutip Senin (29/7).

Hingga akhirnya cekcok mulut terjadi. Jamal berinisiatif meninggalkan rombongan tersebut, namun tiba-tiba terdengar letusan.

"Letusan itu ke arah atas. Setelah itu, mereka segera kembali ke kendaraan dan meninggalkan lokasi. Nggak ada korban jiwa sih, alhamdulillah," kata Jamal.

PT. BCMG Tani Berkah saat ini sudah tidak beroperasi. Kehadiran petugas keamanan di lokasi hanya untuk menjaga instalasi perusahaan.

Aparat Polsek Cigudek masih terus menyelidiki insiden tersebut untuk memastikan siapa pelaku sebenarnya dan motif di balik tindakan tersebut.

Kapolsek Cigudeg, AKP Uba Subroto mengatakan, pihaknya telah melakukan cek TKP.

"Iya itu, kemarin ada laporan dan kita datang (ke lokasi) sudah nggak ada orangnya," kata AKP Uba kepada wartawan.

Soal motif kejadian, AKP Uba menyerahkan ke Polres Bogor untuk menjelaskannya.

"Itu terpusat di Kapolres, jadi permasalahannya seperti apa nanti konfirmasi ke Polres, memang begitu prosedurnya. Intinya kita sudah cek, ada laporan langsung pengecekan," kata AKP Uba.

AKP Uba memastikan tidak ada korban terluka dalam insiden tersebut.



Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

Ngobrol Serius Bareng Macron

Rabu, 15 April 2026 | 01:59

Diplomasi Konstruktif Diperlukan Buat Akhiri Perang di Selat Hormuz

Rabu, 15 April 2026 | 01:41

BGN Bantah Hapus Pemberian Susu dalam Program MBG

Rabu, 15 April 2026 | 01:13

Pujian Habiburokhman ke Polri soal Transparansi Sesuai Realitas

Rabu, 15 April 2026 | 00:58

Prabowo Disambut Pasukan Kehormatan saat Temui Macron di Istana Élysée

Rabu, 15 April 2026 | 00:35

Taman Sunyi: Sebuah Pembelaan atas Rumah-Rumah Fantasi

Rabu, 15 April 2026 | 00:06

Maruli Tuntut Yayasan Tanggung Biaya Perawatan Head Chef SPPG

Selasa, 14 April 2026 | 23:55

DPR Sambut Baik MDCP: Bisa Buka Kerja Sama Lain

Selasa, 14 April 2026 | 23:37

AFPI Buka Suara Usai Didenda KPPU: Kami Hanya Melindungi Konsumen

Selasa, 14 April 2026 | 23:12

Denda Rp755 Miliar ke Perusahaan Pinjol Menguak Borok Regulasi

Selasa, 14 April 2026 | 22:48

Selengkapnya