Berita

Calon taruna Akpol saat menunggu sidang akhir seleksi di Auditoriun Cendikia, Akpol, Jawa Tengah, Minggu (28/7)/Ist

Presisi

325 Catar Akpol Diterima, 284 Pria, 41 Wanita

MINGGU, 28 JULI 2024 | 21:15 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Asisten Kapolri bidang Sumber Daya Manusia (As SDM Kapolri) Irjen Dedi Prasetyo mengatakan dari 490 calon taruna Akademi Kepolisian (catar Akpol) yang mengikuti seleksi di tingkat pusat sampai akhir, hanya 325 orang yang akan lulus terpilih. 

Sebanyak 325 catar yang lulus terpilih terdiri dari 284 calon taruna dan 41 calon taruni.

"Dari jumlah 490 sampai dengan tes akhir ini, tahun ini kita akan menerima 325 taruna dan taruni. Dari 325, 284 adalah taruna dan 41 adalah taruni," kata Irjen Dedi dalam sambutan saat pembukaan sidang akhir seleksi taruna Akpol tingkat pusat, Auditoriun Cendikia, Akpol, Jawa Tengah, Minggu (28/7).


Dedi mengatakan, panitia melakukan perankingan dengan menggabungkan catar reguler, rekrutmen proaktif (rekpro) dan kuota. Kemudian panitia akan memilih catar dengan nilai yang paling tinggi dan sesuai kuota masing-masing polda.

"Yang menentukan kelulusan diri kalian sendiri, bukan orang lain. Kalian berjuang sendiri, kalian bisa mengukur kemampuan sendiri, dan kalian bisa melaporkan pada bapak dan ibu kalian. Ini hasil murni, jerih payah dan kerja keras para calon taruna dan taruni," tegas Irjen Dedi.

Sebelumnya, sidang akhir seleksi tingkat pusat taruna Akademi Kepolisian (Akpol) dimulai pukul 15.00 WIB. Sidang dipimpin Irjen Dedi Prasetyo.

Dedi didampingi Ketua Harian Kompolnas Benny Mamoto dan Gubernur Akpol Irjen Krisno Halomoan Siregar. 

"Rekrutmen tahun ini memang agak sedikit beda di banding tahun-tahun sebelumnya. Sebelumnya kita punya waktu 30 hari (proses seleksi) di tingkat pusat. Tahun ini kita hanya punya waktu 21 hari karena kegiatan di Polri padat," kata Dedi saat mengawali sambutan.

Dedi lalu berterima kasih kepada seluruh panitia rekrutmen taruna Akpol baik di tingkat daerah maupun pusat karena dinilai telah bekerja keras menyelenggarakan proses seleksi yang objektif dan transparan. Ia mengatakan pihaknya terus melakukan evaluasi terhadap sistem seleksi.

"Kita selalu melakukan evaluasi terhadap terkait proses rekrutmen. Evaluasi menjadi acuan kami untuk membuat kebijakan," tutur dia.

Sebelumnya diberitakan sidang akhir seleksi tingkat pusat taruna dan taruni Akpol 2024 digelar hari ini. Untuk diketahui jumlah taruna dan taruni yang menjalani sidang akhir ini sebanyak 490 orang.

Mereka telah menjalani karantina selama 21 hari untuk serangkaian tes dan pemeriksaan mulai dari pemeriksaan administrasi, tes akademik, asesmen mental ideologi, pemeriksaan psikologi, penelusuran mental kepribadian. Kemudian juga uji kesamaptaan jasmani dan anthropometri, hingga pemeriksaan penampilan.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

KPK Terbitkan Sprindik Baru Terkait TPPU Wali Kota Madiun Maidi

Rabu, 23 September 2026 | 18:27

Pemerintah Sediakan Pendidikan Gratis Mulai TK hingga SMA Lewat Dana BOS

Rabu, 23 September 2026 | 18:19

IHSG-Rupiah Kompak Parkir di Zona Hijau Usai BI Tahan Suku Bunga

Rabu, 23 September 2026 | 17:58

Beli Tiket MotoGP Indonesia 2026 via wondr by BNI Diskon hingga Rp300 Ribu

Rabu, 23 September 2026 | 17:41

Anggota DPRD Hingga Petinggi LSM Diperiksa KPK dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 23 September 2026 | 17:38

Prabowo Bentuk Tim Khusus Kaji Rencana Gratiskan Kuliah di PTN

Rabu, 23 September 2026 | 17:34

Bos BI Ungkap Investasi Asing Masuk RI Rp7,1Triliun, Ditopang SBN

Rabu, 23 September 2026 | 17:18

Legislator Nasdem Dorong Pembenahan Pelayaran, Belajar dari Kereta Api

Rabu, 23 September 2026 | 17:09

Pemerintah Bisa Lebih Repot Bila Daya Beli Kelas Menengah Terus Tertekan

Rabu, 23 September 2026 | 17:01

Prabowo Pantau Karhutla Sumatra-Kalimantan, 209,78 Hektare Masih Dipadamkan

Rabu, 23 September 2026 | 16:52

Selengkapnya