Berita

Teatrikal peristiwa kerusuhan 27 Juli 1996 atau Kudatuli di Kantor DPP PDIP Menteng, Jakarta, Sabtu (27/7)/RMOL

Politik

Peristiwa Kudatuli

Kantor DPP PDIP Menteng Kembali "Diserang"

SABTU, 27 JULI 2024 | 08:59 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) memperingati 28 tahun peristiwa serangan 27 Juli 1996 silam dengan penampilan teatrikal 'Kudatuli 27 Juli, Kami Tidak Lupa', di Jalan Diponegoro Nomor 58, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (27/7).

Pantauan Kantor Berita Politik RMOL di lokasi, massa berbaju serba merah sudah berkumpul sejak pukul 07.00 WIB di sekitaran kantor DPP PDIP.

Mereka hendak menampilkan teatrikal 'Kudatuli 27 Juli, Kami Tidak Lupa' di depan halaman kantor PDIP.


Sebelum teatrikal, terlebih dahulu ada penampilan pembacaan puisi oleh Sastrawan, Amien Kamiel.

Ia membacakan sajak-sajak karya aktivis Wiji Thukul berjudul Penguasa, Tujuan Kita Satu Ibu, Sikap, dan yang terakhir Sajak Suara.

“Mega Pasti Menang, Mega Pasti Menang. Merdeka,” seru Amien Kamiel.

Tak lama setelah pembacaan puisi, teatrikal dimulai dengan mereka ulang peristiwa penyerangan kantor PDI 27 Juli 1996 silam yang biasa disebut peristiwa Kudatuli.

Massa berbaju serba merah dibalut ikat kepala berwarna merah bertuliskan “Pro Kongres” kemudian menyerbu kantor DPP. Beberapa di antaranya menaiki pagar sambil mengepalkan telapak tangan.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Jokowi Sulit Mengelak dari Tuduhan Ijazah Palsu

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:15

UPDATE

KDM Didukung DPRD Hentikan Alih Fungsi Lahan di Gunung Ciremai

Kamis, 22 Januari 2026 | 03:49

DPD Soroti Potensi Tumpang Tindih Regulasi Koperasi di Daerah

Kamis, 22 Januari 2026 | 03:25

Monumen Panser Saladin Simbol Nasionalisme Masyarakat Cijulang

Kamis, 22 Januari 2026 | 02:59

DPRD Kota Bogor Dorong Kontribusi Optimal BUMD terhadap PAD

Kamis, 22 Januari 2026 | 02:45

Alasan Noe Letto Jadi Tenaga Ahli Pertahanan Nasional

Kamis, 22 Januari 2026 | 02:22

Peran Pelindo terhadap Tekanan Dolar AS

Kamis, 22 Januari 2026 | 01:59

Retribusi Sampah di Tagihan Air Berpotensi Bebani Masyarakat

Kamis, 22 Januari 2026 | 01:47

DPRD Kota Bogor Evaluasi Anggaran Pendidikan dan Pelaksanaan SPMB

Kamis, 22 Januari 2026 | 01:20

Noe Letto Tegaskan Tidak di Bawah Bahlil dan Gibran: Nggak Urusan!

Kamis, 22 Januari 2026 | 00:59

Jabar di Bawah Gubernur Konten Juara PHK

Kamis, 22 Januari 2026 | 00:59

Selengkapnya