Berita

Duta Besar terpilih Amerika Serikat Kamala Shirin Lakhdhir hadir membuka acara diskusi Entrepreneurship dan Financial Inclusion dengan CEO Millenium Challenge Corporation (MCC) Alice Albright di @America di Jakarta, Jumat, 26 Juli 2024/RMOL

Dunia

Dubes Terpilih AS Kamala Lakhdhir Ngaku Senang Bertugas Kembali di Indonesia

JUMAT, 26 JULI 2024 | 22:06 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Baru tiba di Indonesia, Duta Besar terpilih Amerika Serikat Kamala Shirin Lakhdhir hadir membuka acara diskusi Entrepreneurship dan Financial Inclusion dengan CEO Millenium Challenge Corporation (MCC) Alice Albright di @America di Jakarta, Jumat (26/7). 

Dalam pidatonya, Dubes mengatakan bahwa ini bukan kali pertama ia bertugas di Indonesia. Pada tahun 1994 hingga 1996 Lakhdir pernah menjadi diplomat muda AS di Jakarta.

"30 tahun yang lalu, saya adalah seorang diplomat muda di kedutaan besar di Indonesia," ujarnya.


Sejak tiba di Indonesia awal pekan ini, Dubes melihat sudah banyak sekali perubahan yang terjadi di Kedubes AS.

"Dan banyak hal telah berubah sejak saya masih menjadi staf muda, saat itu kedutaan sangat berbeda. Kedutaan saat ini menjadi lebih modern dan indah," ungkap Lakhdhir.

Kendati demikian, menurut Dubes ada banyak hal juga yang sepertinya tidak berubah, yakni makanan lokal yang lezat dan  kehangatan serta kemurahan hati masyarakat Indonesia yang menyambutnya pulang ke Jakarta.

Itu mengapa Lakhdhir merasa senang bisa kembali bertugas di Indonesia dan berinteraksi dengan pihak-pihak di dalamnya.

"Jadi saya sangat senang tentang hal itu. Saya juga senang bisa bersama Anda dan berada di @Amerika. Ini adalah ruang luar biasa untuk banyak ide dan pertukaran kreatif," ujar Dubes.

Terkait diskusi yang berlangsung, Dubes berharap bahwa program hibah MMC untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mengembangkan ekonomi di sejumlah daerah tertinggal dapat memberi banyak manfaat khususnya bagi para pengusaha perempuan.

"Kami berharap dapat bekerja sama secara erat untuk memberi manfaat bagi masyarakat Indonesia dan khususnya pengusaha perempuan," kata dia.

Belum lama ini, Dubes Lakhdhir bertugas sebagai Sekretaris Eksekutif Deplu AS (2021-2023) dan sebelumnya sebagai Duta Besar Amerika Serikat untuk Malaysia (2017-2021).

Dari 2011- 2015, Dubes Lakhdhir menjabat sebagai Asisten Eksekutif untuk Wakil Menlu AS Bidang Politik, dan dari 2009 sampai 2011 sebagai Konsul Jenderal Amerika Serikat untuk Irlandia bagian utara.

Dia bergabung dengan Deplu AS pada 1991 dan pertama kali bertugas di Kedutaan Besar Amerika Serikat di Arab Saudi dan kemudian di Indonesia. 

Kembali ke Washington pada 1996, dia ditugaskan di Sekretariat Menteri Luar Negeri, dan menjabat selama masa kepemimpinan dua menteri luar negeri.

Dari tahun 1998 hingga 2000, Dubes menjadi wakil koordinator Staf Koordinasi Taiwan dan meraih Beasiswa Pearson, menjabat sebagai staf Subkomite Asia dan Subkomite Kebijakan Moneter Internasional dan Perdagangan di DPR AS. 

Dia kemudian bertugas di Kedutaan Besar Amerika Serikat di Beijing (2001-2005), lalu menjabat sebagai Asisten Khusus untuk Asisten Menlu AS Bidang Asia Timur dan Pasifik (2005-2006).

Dari 2007 - 2009, Dubes Lakhdhir menjadi Direktur Kantor Maritim Asia Tenggara di Biro Asia Timur dan Pasifik yang bertanggung jawab atas hubungan AS dengan Filipina, Indonesia, Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam, dan Timor Leste.

Dia merupakan lulusan Harvard College pada tahun 1986 dan pada tahun 2007 meraih gelar Master dari National War College.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Bos Exxon Prediksi Harga Minyak Bakal Lebih Meledak

Sabtu, 02 Mei 2026 | 14:21

SSMS Bagikan Dividen Rp800 Miliar dari Laba 2025

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:51

Postidar Kecam Video Diduga Pernyataan Amien Rais soal Sekkab Teddy

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:18

Bank Dunia Proyeksikan Harga Emas dan Perak Turun pada 2027

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:00

Hardiknas 2026, Komisi X DPR Ingin Pendidikan Berkualitas Merata ke Pelosok

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:37

Polda Metro Pulangkan 101 Orang yang Diamankan Saat May Day

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:30

China Minta PBB Tinjau Ulang Rencana Penarikan Pasukan UNIFIL dari Lebanon

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:21

Ratusan Demonstran Ditangkap dalam Aksi Hari Buruh di Turki

Sabtu, 02 Mei 2026 | 11:17

Komisi III DPR: Pemberantasan Narkoba Tak Boleh Kendor!

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:59

Yen Bergolak: Intervensi Jepang Paksa Dolar AS Rasakan Kerugian Mingguan Terburuk

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:41

Selengkapnya