Berita

Ilustrasi/Net

Politik

Iklan Judi Online Racuni Masyarakat, Ini Langkah Konkret Kominfo

JUMAT, 26 JULI 2024 | 21:53 WIB | LAPORAN: YUDHISTIRA WICAKSONO

Peredaran iklan judi online di Indonesia semakin mengkhawatirkan. Terbukti masih banyaknya pengguna internet yang masih terpapar konten judi online.

Berdasarkan hasil survei Populix, sebanyak 82 persen pengguna internet pernah melihat iklan judi online selama enam bulan terakhir. Bahkan, 63 persen dari mereka mendapatkan iklan serupa setiap kali mengakses internet.

Survei itu juga menemukan bahwa permainan judi slot adalah jenis iklan judi online yang paling sering dilihat, dengan angka sebesar 80 persen. Berikutnya diikuti dengan iklan judi domino (59 persen), poker online (48 persen), kasino online (47 persen), dan judi bola (44 persen).


Sebanyak 84 persen responden mengamati bahwa iklan perjudian online seringkali muncul dalam konten media sosial, seperti Instagram, YouTube, dan Facebook. Iklan-iklan ini juga banyak muncul di situs web, khususnya di situs web film (55 persen) dan situs web gaming (57 persen).

Survei ini digelar pada 21-28 November 2023 terhadap 864 responden yang pernah melihat iklan judi online dalam enam bulan terakhir.

Responden tersebar di berbagai wilayah di Indonesia dengan proporsi 52 persen laki-laki dan 48 persen perempuan.

Mayoritas responden berada di Pulau Jawa (80 persen), diikuti oleh Pulau Sumatera (11 persen), dan pulau-pulau lainnya (9 persen). Berdasarkan usia, responden didominasi oleh kelompok usia 17-25 tahun (45 persen) dan usia 26-35 tahun (21 persen).

Untuk menanggulangi peredaran judi online, Kementerian Kominfo telah mengajukan pemblokiran 573 akun e-wallet yang terkait dengan judi online kepada Bank Indonesia (BI) dari 17 Juli 2023 hingga 23 Juli 2024.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

UPDATE

Kapolri Resmi Larang Seluruh Polisi Pakai Vape

Minggu, 01 November 2026 | 21:51

Ketidakpuasan terhadap Kinerja Pemerintah

Minggu, 01 November 2026 | 21:33

Gaduh Penggeledahan Pesantren, Polri Libatkan Propam

Minggu, 01 November 2026 | 20:41

Dua Nasabah Gugat AIA Financial ke PN Jaksel

Minggu, 01 November 2026 | 20:18

Mantra Mahasiswa dan Mengapa Rakyat Sering Kali Dikalahkan?

Minggu, 01 November 2026 | 19:36

KB Bank Syariah Digugat ke Pengadilan

Minggu, 01 November 2026 | 18:39

Pakar Tata Negara Bongkar Efek Putusan MA Terhadap Nasib Gibran

Minggu, 01 November 2026 | 18:15

Cancel Culture RANS-Willie Salim Contoh Kemarahan Publik

Minggu, 01 November 2026 | 17:41

Lulusan Trisakti Didorong Jadi Generasi Inovatif dan Berjiwa Wirausaha

Minggu, 01 November 2026 | 17:23

Elemen Umat Islam Harus Bersatu Perkuat Ekonomi melalui Koperasi

Minggu, 01 November 2026 | 17:00

Selengkapnya