Berita

Ketua Bidang Pembinaan Daerah PWI Pusat, M Harris Sadikin/Ist

Nusantara

Mayoritas PWI Provinsi Solid Dukung Hendry Bangun

RABU, 24 JULI 2024 | 21:20 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Wacana Konferensi Luar Biasa (KLB) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) yang dimunculkan mantan Ketua Bidang Organisasi PWI Pusat, Zulmansyah Sekedang sulit terwujud.

Ketua Bidang Pembinaan Daerah PWI Pusat, M Harris Sadikin mengatakan, sejauh ini pengurus pusat PWI solid dengan kepemimpinan Hendry Ch Bangun.

"Sampai saat ini, pengurus PWI Provinsi masih solid memberikan dukungan kepada Ketua Umum Hendry Ch Bangun," kata Harris di Kantor PWI, Kebon Sirih, Jakarta, Rabu (24/7).


Harris mengamini belakangan ini muncul wacana KLB. Namun wacana itu tidak ramai dan beberapa provinsi justru menginginkan Ketum PWI menyelesaikan masalah secara internal.

Harris lantas menyinggung Peraturan Rumah Tangga (PRT) Pasal 10 ayat 7 yang menyebut 'Apabila Ketua Umum berhalangan tetap ditunjuk pelaksana tugas dalam rapat pleno pengurus pusat. Selanjutnya, Pelaksana Tugas menyiapkan KLB untuk memilih Ketua Umum dan Ketua Dewan Kehormatan baru selambat-lambatnya dalam waktu 6 (enam) bulan'.

Pasal tersebut, kata Harris, tidak secara jelas mengatur mekanisme tentang KLB sebagaimana diatur khusus melalui BAB VII PRT tentang Kongres dan Konferensi. Secara khusus, syarat KLB diatur melalui Pasal 28 ayat 1.

"Pasal 28 ayat 1 menyebutkan syarat KLB diadakan jika diminta 2/3 jumlah provinsi dengan alasan Ketua Umum menjadi terdakwa kasus yang merendahkan harkat dan martabat profesi wartawan," tegas Harris.

"Jadi, itu dua pasal yang tidak bisa dipisahkan. Keduanya saling terkait, yang satu soal kemungkinan KLB, satu lainnya mekanisme KLB," pungkas Harris.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

UPDATE

Sambut Imlek

Selasa, 20 Januari 2026 | 12:12

Warning Dua OTT

Selasa, 20 Januari 2026 | 12:01

AS Kirim Pesawat Militer ke Greenland, Denmark Tambah Pasukan

Selasa, 20 Januari 2026 | 11:41

Purbaya: Tukar Jabatan Kemenkeu-BI Wajar dan Seimbang

Selasa, 20 Januari 2026 | 11:34

Sumbar Perlu Perencanaan Matang Tanggap Bencana

Selasa, 20 Januari 2026 | 11:32

Stasiun MRT Harmoni Bakal Jadi Pusat Mobilitas dan Aktivitas Ekonomi

Selasa, 20 Januari 2026 | 11:29

Juda Agung Resign, Keponakan Prabowo Diusung Jadi Deputi Gubernur BI

Selasa, 20 Januari 2026 | 11:20

Kepala Daerah Harus Fokus Bekerja Bukan Cari Celah Korupsi

Selasa, 20 Januari 2026 | 11:16

Presiden Bulgaria Mundur di Tengah Krisis Politik

Selasa, 20 Januari 2026 | 10:53

Bupati Pati Sudewo Cs Digiring ke Gedung Merah Putih KPK

Selasa, 20 Januari 2026 | 10:41

Selengkapnya